Global7.id – Jepara,
Aksi dramatis bak adegan film aksi terjadi di Kabupaten Jepara pada Senin malam (6/4/2026). Sebuah mobil Wuling diduga terlibat tabrak lari di kawasan Kota Jati sebelum akhirnya dikejar warga dan berujung menabrak tiang jaringan (WiFi) di wilayah Bangsri.
Peristiwa ini sontak membuat geger warga karena berlangsung cepat dan penuh ketegangan. Sejumlah saksi menyebut, mobil tersebut melaju dari arah Jepara menuju Bangsri dengan kondisi mencurigakan sebelum akhirnya memicu perhatian warga sekitar.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan laporan resmi Laka Lantas Polres Jepara, kejadian awal terjadi sekitar pukul 22.15 WIB di Jalan Raya Jepara–Bangsri, Pengemudi mobil tabrak sepeda motor PCX.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jepara, Iptu Ahmad Riyanto, saat dikonfirmasi jurnalis Global7.id menjelaskan bahwa mobil Wuling bernomor polisi A 1853 VGA yang dikemudikan oleh LI Xiangguang (41), warga negara asing asal China, melaju dari arah selatan ke utara.
Dalam perjalanan tersebut, pengemudi diduga kurang konsentrasi hingga akhirnya menabrak sepeda motor Honda PCX tanpa TNKB yang melaju searah di depannya.
“Diduga karena kurang konsentrasi, kendaraan tersebut menabrak sepeda motor yang berada di depannya,” ujar Iptu Ahmad.
Sepeda motor tersebut dikendarai oleh M. Khoiro Zadit Taqwa, warga Desa Klepu, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka-luka dan harus mendapatkan penanganan medis.
Namun, situasi berubah semakin tegang ketika pengemudi mobil Wuling tidak berhenti setelah kecelakaan terjadi. Ia justru melanjutkan perjalanan, yang kemudian memicu dugaan tabrak lari dan reaksi cepat dari warga sekitar.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung melakukan pengejaran. Aksi kejar-kejaran pun terjadi di jalan raya, berlangsung dari titik awal kejadian hingga memasuki wilayah Dundunan, Dukuh Krasak, Desa Bangsri.
Dalam kondisi tertekan dan diduga panik, pengemudi akhirnya kehilangan kendali. Mobil tersebut kemudian menghantam tiang telepon atau tiang jaringan WiFi di bahu jalan sebelah kiri, Depan warung makan ijo mbahe, jika dilihat dari arah Jepara menuju Bangsri.
Benturan keras membuat bagian depan mobil mengalami kerusakan cukup parah. Suara tabrakan yang keras juga menarik perhatian warga sekitar yang kemudian berdatangan ke lokasi kejadian.
Kerugian materiil akibat insiden ini ditaksir mencapai sekitar Rp30 juta.
Tak lama setelah kejadian, aparat kepolisian langsung turun ke lokasi dan mengamankan pengemudi. Selanjutnya, pengemudi dibawa ke Polsek Bangsri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, Unit Laka Lantas tiba di lokasi sekitar pukul 23.45 WIB untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Jepara. Polisi masih mendalami kronologi lengkap kejadian, termasuk memastikan dugaan tabrak lari serta kondisi pengemudi saat insiden berlangsung.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat berkendara dan tidak melakukan tindakan berisiko seperti pengejaran di jalan raya. Warga juga diminta untuk segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan kejadian serupa.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa keselamatan berlalu lintas harus menjadi prioritas utama. Kepatuhan terhadap aturan di jalan raya serta kewaspadaan saat berkendara menjadi kunci untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
G7/UCP










