Sulitnya Cari Gas Elpiji 3 Kilogram di Jepara, Inilah Penyebabnya..

Foto, tabung gas elpiji 3 kilogram yang langka di wilayah kabupaten Jepara.

Global7.id – Jepara,

Masyarakat Kabupaten Jepara harus berusaha ekstra untuk membeli elpiji ukuran 3 kilogram atau elpiji melon karena, tidak semua pedagang, memiliki ketersediaan stok elpiji tersebut.


 

Diduga, stok yang jarang tersedia itu disebabkan karena adanya peningkatan permintaan di lapangan. Hal itu juga dikeluhkan salah satu masyarakat yang kesulitan mencari stok elpiji melon itu adalah Suharsono.


 

Ia adalah seorang warga Kelurahan Potroyudan, Kecamatan Kota Jepara. Kemarin, ia sudah mengelilingi beberapa toko untuk membeli elpiji melon, namun hasilnya zonk.


 

”Belum juga dapat,” katanya.

Kebetulan, saat itu ia tengah mencari di toko elpiji milik M. Yusuf Fahmi, penjual elpiji beragam ukuran di Kelurahan Panggan, Kecamatan Kota Jepara.


 

Di situ juga stoknya tengah kosong. Itu adalah toko kesekian yang ia kunjungi dalam pencarian elpiji melon. Yusuf Fahmi memberitahu Suharsono bahwa perkiraan elpiji baru akan tiba di tokonya Rabu (28/2) mendatang.


 

”Permintaan elpiji 3 kilogram ini banyak sekali. Tapi stoknya terbatas,” ungkap Fahmi kemarin dan peningkatan permintaan itu sudah terjadi sejak beberapa pekan terakhir.


Ia menjelaskan, peningkatan permintaan itu sudah terjadi sejak beberapa pekan terakhir. Orang yang mencari elpiji melon di tokonya tidak hanya dari wilayah Kota Jepara saja.


 

Bacaan Lainnya

”Hampir dari beberapa wilayah Jepara lainnya. Mulai Ngabul, Tahunan, sampai Pecangaan. Ada yang dapat. Ada pula yang tidak dapat,” kata Fahmi.


 

Terpisah, Plt Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Jepara Budhi Sulistiyawan menjelaskan, permintaan elpiji melon di wilayah Jepara saat ini memang meningkat.


 

”Kondisi stok sendiri masih cukup. Namun ada yang meningkat karena banyak yang punya hajatan,” kata Budhi.


 

Di Jepara sendiri, setiap harinya mendapat pasokan elpiji melon sekitar 35 ribu tabung. Di tengah meningkatnya permintaan saat ini, pihaknya telah mengajukan penambahan kuota elpiji melon ke Pertamina.


 

Hanya saja, dalam permintaan tersebut, tidak menyebutkan berapa tambahan yang dibutuhkan. Pasalnya, terkait kuota yang diberikan nanti, dipasrahkan ke pihak Pertamina.


 

Lewat tambahan kuota itu, diharapkan bisa menjaga ketersediaan pasokan elpiji melon di wilayah Jepara.


 

”Surat sudah kami kirim. Untuk kepastian jumlah dan kapan pengirimannya, baru naik ke Pimpinan Pertamina Semarang,” tandas Budhi Sulistiyawan kemarin.***

Sumber: RK.

Pos terkait