Seorang Gadis Diperkosa Secara Brutal Oleh 9 Orang Terduga Pelaku Di Hotel Mayong Jepara

Foto, SK Saat Diwawancarai Media Di RSUD Kartini

Global7.id, Jepara – Dugaan tindak pidana pemerkosaan terhadap seorang remaja perempuan terjadi di wilayah Kabupaten Jepara. Kasus ini melibatkan terduga pelaku berinisial R, warga Desa Pelang, bersama delapan orang lainnya.

 

Korban berinisial SK (18), warga Desa Kriyan, Kecamatan Kalinyamatan, diduga menjadi korban pemerkosaan di sebuah wisma di wilayah Mayong serta di lokasi lain berupa gudang rokok.

 

Usai menjalani Visum et Repertum (VeR) di RSUD Kartini Jepara pada Selasa (5/5/2026) sore, korban didampingi tetangganya memberikan keterangan singkat kepada awak media.

 

SK mengungkapkan, awalnya terduga pelaku R datang ke rumahnya dengan maksud menawarkan pekerjaan sebagai pekerja rumah tangga (PRT).

 

“Sebelumnya R datang ke rumah saya untuk mengajak bekerja sebagai PRT di rumahnya,” ujar SK.

 

Korban mengaku mulai bekerja selama tiga hari. Dugaan tindak pemerkosaan terjadi pada hari ketiga, yakni Rabu malam (29/4/2026).

 

Sebelum kejadian, R disebut kembali mendatangi rumah korban pada hari yang sama untuk meminta izin kepada ibu korban. Pada malam harinya, korban diajak ke sebuah wisma di wilayah Mayong dengan alasan untuk berbincang.

 

Namun, setibanya di kamar wisma tersebut, korban diduga mengalami pemerkosaan secara bergiliran oleh lima orang terduga pelaku.

Bacaan Lainnya

 

“Saat di wisma, R menelepon teman-temannya untuk datang. Setelah mereka berkumpul, mereka melakukan tindakan tersebut secara bergiliran. Saya sempat melakukan perlawanan,” kata SK.

 

Keesokan harinya, korban kembali diduga mengalami kekerasan serupa oleh pelaku lain di sebuah gudang rokok.

 

Setelah kejadian, korban sempat melapor ke Polsek Pecangaan. Namun, korban diarahkan untuk membuat laporan ke Polres Jepara. Laporan kemudian ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jepara.

 

Kasus ini kini dalam penanganan pihak kepolisian. Peristiwa tersebut juga menjadi sorotan terkait pengawasan terhadap tempat penginapan di wilayah Jepara.

 

G7/Iskandar

Pos terkait