Global7.id – Jepara,
Udara pagi yang sejuk di Satkordik Pakisaji Aji terasa berbeda dari hari-hari biasanya. Deretan peserta upacara yang terdiri dari jajaran Forkopincam, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para petinggi dan perangkat desa, tenaga kesehatan dari Puskesmas, anggota Polsek Pakis Aji, personel Koramil Mlonggo, hingga unsur pendidikan berdiri dengan penuh khidmat. Semua hadir dalam satu barisan, menyatukan langkah memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117.
Tahun ini, upacara peringatan Harkitnas mengangkat tema “Menuju Kebangkitan Nasional yang Bersahaja, Berpihak, dan Berkelanjutan.” Tema tersebut menjadi refleksi dari semangat kolektif bangsa untuk tidak sekadar mengenang sejarah, tetapi menjadikannya sebagai pijakan dalam menghadapi tantangan zaman.
Camat Pakis Aji, Eko Sulistiyo, S.STP., M.Si., yang bertindak sebagai inspektur upacara, membacakan sambutan resmi dari Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid. Dalam sambutannya, Menteri Meutya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memahami kebangkitan nasional bukan hanya sebagai momen historis, melainkan sebagai semangat yang terus menyala dalam menghadapi era disrupsi teknologi, dinamika geopolitik global, serta tantangan dalam menjaga kedaulatan digital bangsa.
“Semangat kebangkitan harus terus hidup, tidak hanya dalam slogan, tapi juga dalam kebijakan dan aksi nyata. Kita harus berpihak kepada rakyat, bersikap bersahaja dalam langkah, dan berkelanjutan dalam pembangunan,” ujar Meutya dalam sambutan yang dibacakan oleh Camat Eko.
Lebih lanjut, dalam momentum ini, pemerintah juga menyampaikan capaian awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Di antaranya, peluncuran program makan bergizi gratis untuk jutaan anak Indonesia, layanan kesehatan gratis di berbagai daerah, hingga penguatan ekonomi nasional melalui pembentukan Danantara Investment Agency. Tak hanya itu, pembangunan pusat pelatihan vokasi dan digital yang tengah dilakukan, serta rencana peresmian AI Centre of Excellence di Papua, menjadi simbol bahwa Indonesia serius dalam menyongsong masa depan yang berbasis inovasi dan inklusi.
Suasana upacara semakin menguatkan rasa persatuan dan harapan. Di tengah berbagai dinamika yang dihadapi bangsa, para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Beberapa guru dan siswa terlihat mencatat pidato sambutan dengan penuh perhatian, sementara aparat desa dan tenaga kesehatan turut mengabadikan momen sebagai wujud kebanggaan.
Peringatan Harkitnas di Pakis Aji tahun ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga ruang kontemplasi bersama: bahwa semangat kebangkitan, persatuan, dan kedaulatan harus terus dipupuk di tingkat akar rumput. Dari desa ke kota, dari daerah hingga pusat, semua memiliki peran dalam menghidupkan kembali cita-cita besar para pendiri bangsa.
“Ini bukan sekadar upacara tahunan,” ucap Camat Eko usai acara. “Ini adalah pengingat bahwa kita semua harus terus bangkit, bersatu, dan berdaulat dalam karya, dalam pelayanan, dan dalam semangat.”
***
Sumber: G7/AR.










