Rumah Warga di Desa Sumanding Jepara Roboh Diterjang Longsor, BPBD Ungkap Kronologi Lengkap

Foto, tangkap layar detik-detik Rumah warga di Desa Sumanding, Kecamatan Kembang, Jepara roboh akibat tanah longsor setelah hujan deras berhari-hari, Sabtu (10/1/2026). Material bangunan tampak ambruk dan tertimbun tanah.

Global7.id – Jepara, 

Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Jepara selama dua hari terakhir memicu bencana tanah longsor. Peristiwa tersebut menyebabkan satu unit rumah warga di Desa Sumanding, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, roboh dan mengalami kerusakan berat pada Sabtu pagi (10/1/2026).

 

Berdasarkan informasi resmi yang disampaikan BPBD Kabupaten Jepara, kejadian berlangsung sekitar pukul 08.05 WIB. Hujan yang turun secara terus-menerus membuat kondisi tanah di kawasan tersebut menjadi labil, hingga akhirnya terjadi pergerakan tanah yang cukup signifikan.

 

“Hujan deras dengan intensitas tinggi selama dua hari terakhir menyebabkan tanah menjadi labil. Pada Sabtu pagi sekitar pukul 08.05 WIB terjadi pergerakan tanah di Desa Sumanding yang mengakibatkan satu unit rumah warga roboh/rusak berat akibat tanah longsor,” demikian keterangan BPBD Jepara.

 

Rumah Milik Kusnin Rusak Berat

Rumah yang terdampak diketahui milik Bapak Kusnin, warga RT 17/RW 05 Desa Sumanding, Kecamatan Kembang. Akibat longsor tersebut, bangunan rumah tidak lagi layak huni karena mengalami kerusakan berat di bagian struktur utama.

 

Beruntung, dalam peristiwa ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Namun, kerugian material ditaksir cukup besar karena rumah roboh akibat terdorong material tanah dari pergerakan lereng di sekitarnya.

 

Tanah Labil Jadi Ancaman Serius

BPBD Jepara menegaskan bahwa faktor utama penyebab kejadian ini adalah curah hujan tinggi yang menyebabkan kejenuhan air di dalam tanah. Kondisi tersebut membuat daya ikat tanah melemah dan mudah bergerak, terutama di wilayah dengan kontur miring atau perbukitan seperti Desa Sumanding.

 

Bacaan Lainnya

Petugas BPBD juga mengingatkan bahwa potensi bencana susulan masih bisa terjadi apabila hujan dengan intensitas tinggi kembali turun dalam waktu dekat.

 

Imbauan untuk Warga

BPBD Kabupaten Jepara mengimbau warga yang tinggal di wilayah rawan longsor agar:

Meningkatkan kewaspadaan saat hujan deras berlangsung lama.

Segera melapor ke perangkat desa atau BPBD jika melihat retakan tanah.

Mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman bila kondisi dirasa membahayakan.

Pihak BPBD bersama pemerintah desa setempat terus melakukan pemantauan kondisi tanah dan pendataan dampak kerusakan, termasuk kebutuhan darurat bagi korban terdampak.

 

Penanganan Lanjutan

Hingga saat ini, BPBD Jepara masih berkoordinasi dengan aparat desa dan kecamatan untuk langkah penanganan lanjutan, termasuk kemungkinan bantuan logistik dan material bangunan bagi korban.

 

Masyarakat diimbau untuk tetap mengikuti informasi resmi dari BPBD dan tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Jepara.

 

G7/BPBD

Pos terkait