Global7.id – Jepara,
Pupuk Subsidi Jepara 2026 resmi disiapkan untuk mendukung kebutuhan petani di Kabupaten Jepara menghadapi musim tanam. Total alokasi pupuk bersubsidi tahun 2026 mencapai 25,45 juta kilogram, dan penebusannya sudah dapat dilakukan sejak awal Januari 2026.
Dari total alokasi tersebut, pupuk yang tersedia terdiri dari urea 12,3 juta kilogram, NPK 13 juta kilogram, ZA 101.600 kilogram, NPK khusus kakao 1.650 kilogram, serta pupuk organik 50.000 kilogram.
Pemerintah daerah menyebutkan, pupuk subsidi itu disalurkan untuk 58.673 petani yang tercatat resmi dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).
Plt Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Penyuluhan DKPP Jepara, Raditya, Selasa (20/1/26), menjelaskan bahwa penebusan pupuk bersubsidi sudah dapat dilakukan sejak awal Januari 2026. Petani bisa menebusnya menggunakan kartu tani ataupun KTP, selama namanya telah masuk daftar penerima RDKK.
“Petani bisa menebus menggunakan kartu tani maupun KTP, tetapi syaratnya harus sudah terdaftar di RDKK,” jelasnya.
Daftar Harga Resmi (HET) Pupuk Subsidi 2026
Untuk mencegah lonjakan harga di lapangan, pemerintah juga menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sebagai berikut:
Urea: Rp1.800/kg
NPK: Rp1.840/kg
ZA: Rp1.360/kg
NPK khusus kakao: Rp2.640/kg
Pupuk organik: Rp640/kg
Kenapa Jatah Petani Berbeda-beda?
Raditya menegaskan, jumlah pupuk yang bisa ditebus setiap petani tidak sama. Besaran kuota itu mengikuti luas lahan garapan yang pernah didata sebelumnya. Detail kuota masing-masing petani dapat dilihat di kartu tani yang dimiliki.
Proses pendataan lahan sendiri dilakukan jauh hari sebelum alokasi ditetapkan. Artinya, kuota pupuk subsidi tahun 2026 sebenarnya disusun melalui RDKK pada tahun 2025, berdasarkan hasil verifikasi di lapangan.
Selain luas lahan, petani juga wajib memenuhi ketentuan administrasi, termasuk terdaftar dalam Simluhtan, tergabung dalam Gapoktan, serta memiliki bukti pengelolaan atau kepemilikan lahan.
Dengan sistem tersebut, pemerintah memastikan subsidi pupuk bisa lebih tepat sasaran, sesuai kebutuhan dan data yang sudah diverifikasi.
G7/TEAM










