Innalillahi… Pria Jepara Ditemukan Tewas dalam Mobil di Sleman, Kondisinya Mengenaskan

Pria asal Jepara ditemukan tewas dalam mobil terparkir lama di Sleman
Pria asal Jepara ditemukan tewas dalam mobil terparkir lama di Sleman

Global7.id – Sleman, 

Warga Padukuhan Pojok Tiyasan, Condongcatur, Depok, Kabupaten Sleman digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria di dalam mobil yang terparkir lama, Minggu (12/4/2026) pagi. Korban diketahui merupakan pemuda asal Jepara yang sebelumnya sempat hilang tanpa kabar sejak awal Maret.

 

Penemuan ini bermula saat warga tengah melakukan gotong royong sekitar pukul 08.00 WIB. Kecurigaan muncul karena mobil Honda BRV yang terparkir lama tanpa aktivitas. Saat diperiksa, warga menemukan seorang pria dalam kondisi sudah tidak bernyawa di kursi pengemudi.

 

Terparkir Sejak Ramadan, Luput dari Perhatian

Menurut keterangan warga, mobil tersebut sudah berada di lokasi sejak pertengahan bulan Ramadan. Bahkan saat pertemuan RT awal April, kendaraan itu masih terlihat di tempat yang sama.

 

Minimnya aktivitas di sekitar mobil membuat keberadaan korban tidak diketahui hingga akhirnya terungkap secara tidak sengaja.

 

Sempat Hilang Sejak Awal Maret

Dari informasi keluarga, korban terakhir terlihat pada 5 Maret 2026 saat meninggalkan rumah kerabatnya di wilayah Condongcatur. Sejak saat itu, korban tidak bisa dihubungi dan tidak diketahui keberadaannya.

 

Korban juga tidak membawa identitas diri karena dompetnya tertinggal, sehingga sempat menyulitkan proses pencarian.

 

Bacaan Lainnya

Identitas Korban Terungkap

Korban diketahui bernama Aushof Al Baits (29), mahasiswa asal Kabupaten Jepara. Ia merupakan warga Desa Purwogondo, Kecamatan Kalinyamatan.

 

Kabar ini membawa duka mendalam bagi keluarga yang sebelumnya diliputi kecemasan akibat kehilangan kontak selama berminggu-minggu.

 

Penjelasan Polisi: Diduga Keracunan Karbon Monoksida

Kasi Humas Polresta Sleman, Argo Anggoro, menjelaskan bahwa korban ditemukan dalam posisi duduk di kursi pengemudi.

 

“Korban ditemukan mengenakan kaos hitam dan celana pendek abu-abu dalam posisi di belakang kemudi,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun terdapat lebam berwarna merah cerah yang mengarah pada dugaan keracunan karbon monoksida.

 

“Tidak ditemukan tanda kekerasan benda tumpul. Dugaan sementara korban meninggal akibat keracunan karbon monoksida di dalam kendaraan tertutup,” jelasnya.

 

Polisi memperkirakan korban telah meninggal dunia dalam kurun waktu 15 hingga 37 hari sebelum ditemukan.

 

Baca Juga: Innalillahi.. Sedang Bermain di Halaman, Bocah 9 Tahun di Jepara Meninggal Ditabrak Kijang Lepas Kendali

 

Barang Korban Masih Utuh

Di dalam mobil, petugas menemukan sejumlah barang milik korban seperti ponsel, jam tangan, tas pinggang, hingga perangkat audio. Tidak ada tanda-tanda kehilangan barang.

Hal ini memperkuat dugaan bahwa peristiwa tersebut bukan merupakan tindak kriminal.

 

Keluarga Terima sebagai Musibah

Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah korban kemudian dibawa pulang ke Jepara untuk dimakamkan.

 

Imbauan Kepolisian

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap lingkungan sekitar, terutama jika menemukan kendaraan yang terparkir lama tanpa aktivitas.

“Segera laporkan jika ada hal mencurigakan agar bisa ditindaklanjuti lebih cepat,” pungkas IPTU Argo.

 

G7/KMP

Pos terkait