Pria 36 Tahun Tewas dengan Seutas Tali di Ngasem Jepara

Global7.id – Jepara,

 

Seorang pria, berinisial S (36) warga Ngasem RT 14 RW 02 Kecamatan Batealit tewas gantung diri. Menurut warga Almarhum dikenal baik dan tidak bermasalah dengan warga sekitar.
Korban diduga nekat mengakhiri hidupnya karena depresi terkait urusan keluarga.

 


Terlihat di foto kondisi tubuh korban itu sudah terbujur kaku,
tergantung pada blandar rumah. Ia mengenakan singlet dan celana berwarna putih.

 


Menurut penuturan Petinggi Desa Ngasem, Surjono, pria tersebut, S (36) diduga melancarkan aksi itu sekitar setelah subuh. Ia ditemukan sekitar pukul tujuh. Merujuk keterangan puskesmas, ia telah mati satu jam sebelumnya.

 


Kata Surjono, saat itu S (36) sedang berada sendiri di rumah. “Biasanya ada ayahnya, tapi katanya sedang diluar ada acara,” jelas Surjono. Sementara itu, istrinya juga sedang tidak berada di rumah.

 


Foto korban yang gantung diri

 

 

Surjono menduga pemicunya adalah masalah keluarga. “Entah ekonomi atau dengan keluarga istri, saya tidak tahu. Yang pasti korban dengan warga sekitar tidak ada masalah,” terangya.

 


Sehari-hari S (36) bekerja sebagai karyawan swasta. “Kerja di garmen atau gudang setahu saya, istrinya juga (sama)” kata Surjono.

Bacaan Lainnya

 


Bhabinkamtibmas Ngasem, Juni Setiawan mengatakan korban bunuh diri dengan menggunakan tali nilon sepanjang satu setengah meter. Saat diperiksa pihak puskesmas, tidak ada tanda-tanda kekerasan di sekitar tubuhnya. Hanya bagian leher yang terdapat luka jeratan tali melingkar.

 


“Setelah saya tinggal ke polres, siang sudah dimandikan oleh pak Moden, lalu disemayamkan langsung,” terangya.***

 

Sumber: Surjono/hms ngasem
(Setiyadi Global7.id)

Pos terkait