Global7.id – Jepara
Dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara hendaklah kita harus bisa mengendalikan diri sendiri dengan rasa prasangka pada orang lain yang tidak baik. Pada cerita berikut ini ada Bapak Tua yang ada di photo itu sedang menggiring domba-dombanya yang berada di dalam kurungan berjalan. Sebagian orang mengira bahwa otak Pak Tua ini _error_, yang ia lakukan tak lazim. Sebagian yang lain menilai Pak Tua ini berlebihan, saking takutnya ia dombanya dicuri. Sebagian lainnya menyangka Pak Tua ini pasti terlalu khawatir dombanya tertabrak kendaraan di jalan. Setiap orang menyangka, mengira dan menilai macam-macam. Sesuka berbagai prasangka buruk mereka ungkapkan.
Sampai ada seseorang yang berpapasan dengan Pak Tua itu memberanikan diri bertanya: “Mengapa engkau lakukan itu, Pak Tua”? Lalu Pak Tua menjawab: “Aku lakukan ini karena aku takut domba-dombaku memakan tanaman orang lain tanpa sepengetahuan si pemilik tanaman, tentu Tuhanku akan menghisabku kelak akibat perbuatan domba-dombaku ini”, tuturnya. Demikianlah manusia yang terus berprasangka buruk terhadap orang lain, yang sangat mungkin berhati bersih. Dan memang, bersihnya hati Pak Tua itu hanya Tuhannya yang tahu. *Maka, hati-hatilah dalam prasangkamu.***
Sumber: Penulis Martin Lie










