Pengamat Kebijakan Publik Jepara Djoko TP Angkat Bicara soal Pelayanan Darurat di Puskesmas Pecangaan

Foto, Pengamat Kebijakan Publik Jepara Djoko TP Angkat Bicara soal Pelayanan Darurat di Puskesmas Pecangaan

Global7.id – Jepara | Kamis 25 Desember 2025

Pelayanan pasien kecelakaan di Puskesmas Pecangaan menjadi perhatian masyarakat setelah muncul informasi mengenai pasien darurat yang harus melanjutkan penanganan ke rumah sakit secara mandiri, Rabu (24/12/25). Peristiwa tersebut memunculkan diskusi publik mengenai kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama dalam menangani kondisi kegawatdaruratan.

 

Dalam sistem pelayanan kesehatan, puskesmas memiliki peran penting sebagai fasilitas pelayanan dasar, termasuk melakukan penanganan awal dan stabilisasi pasien sebelum dirujuk ke rumah sakit yang memiliki sarana lebih lengkap. Proses rujukan pada prinsipnya bertujuan memastikan keselamatan pasien tetap terjaga selama pemindahan layanan.

 

Menanggapi hal tersebut, pejabat Dinas Kesehatan setempat menyampaikan bahwa pelayanan kegawatdaruratan pada prinsipnya harus mengedepankan keselamatan pasien sesuai standar operasional prosedur yang berlaku.

 

“Dalam kondisi darurat, pelayanan kesehatan tetap harus diberikan sesuai standar yang berlaku. Evaluasi internal diperlukan untuk memastikan seluruh prosedur berjalan optimal,” ujarnya secara normatif.

 

Sejumlah pihak menilai, kejadian ini perlu dilihat sebagai bahan evaluasi terhadap prosedur dan kesiapan layanan kegawatdaruratan. Evaluasi tersebut mencakup aspek koordinasi internal, ketersediaan sarana pendukung, serta komunikasi antara petugas kesehatan dan keluarga pasien.

 

Djoko TP: Keselamatan Nyawa Tidak Boleh Dikalahkan Prosedur

Pengamat Kebijakan Publik Jepara, Djoko TP, turut angkat bicara menanggapi sorotan publik terhadap pelayanan darurat di Puskesmas Pecangaan. Ia menegaskan bahwa dalam kondisi kegawatdaruratan, keselamatan pasien harus menjadi prioritas utama di atas kepentingan administratif maupun prosedural.

 

“Puskesmas adalah garda terdepan pelayanan kesehatan. Dalam situasi darurat, keselamatan nyawa harus diutamakan. Prosedur memang penting, tetapi jangan sampai justru menghambat tindakan medis yang sifatnya mendesak,” tegas Djoko TP.

Bacaan Lainnya

 

Menurutnya, kejadian tersebut perlu dijadikan momentum evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan kesehatan dasar di Kabupaten Jepara, khususnya dalam penanganan pasien darurat.

 

“Evaluasi harus dilakukan secara terbuka dan objektif. Bukan untuk mencari siapa yang salah, melainkan untuk memperbaiki sistem agar pelayanan kesehatan semakin responsif dan manusiawi,” tambahnya.

 

Selain pelayanan medis, perhatian publik juga tertuju pada kondisi parkir di sekitar area Puskesmas Pecangaan. Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi akses dan kenyamanan masyarakat, terutama dalam situasi darurat.

 

Pemerintah daerah menilai pengelolaan parkir merupakan bagian dari tata kelola fasilitas umum yang perlu ditata secara bertahap.

 

“Penataan lingkungan fasilitas kesehatan, termasuk parkir, penting untuk mendukung kenyamanan masyarakat. Namun hal tersebut berada dalam ranah pengelolaan fasilitas umum,” kata seorang pejabat pemerintah daerah.

 

Hingga saat ini, klarifikasi resmi dari pihak pengelola Puskesmas Pecangaan dan instansi terkait masih dinantikan untuk memberikan penjelasan menyeluruh mengenai prosedur pelayanan yang diterapkan serta langkah-langkah perbaikan ke depan. Transparansi informasi dinilai penting agar masyarakat memperoleh gambaran yang seimbang dan objektif.

 

Pelayanan kesehatan yang optimal, terutama dalam situasi darurat, membutuhkan dukungan sistem yang responsif, terkoordinasi, dan berkelanjutan. Peristiwa ini diharapkan dapat menjadi momentum penguatan layanan kesehatan dasar sekaligus pembenahan tata kelola fasilitas publik di Kabupaten Jepara.

 

 

G7/DJOKO TP

Pos terkait