Global7.id – Nasional,
Duka menyelimuti arus mudik Lebaran 2026. Seorang pemudik asal Kebumen, Jawa Tengah, meninggal dunia setelah mengalami kelelahan ekstrem saat terjebak kemacetan panjang di kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Bali.
Korban diketahui bernama Rukmini Pamurasih (39), yang tengah dalam perjalanan mudik menggunakan bus dari Denpasar menuju Jawa Tengah. Peristiwa tragis ini terjadi pada Rabu pagi sekitar pukul 06.45 WITA, ketika kendaraan yang ditumpangi korban tertahan di antrean panjang menuju pelabuhan.
Kemacetan di jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk dilaporkan mengular hingga puluhan kilometer. Cuaca panas serta lamanya waktu tunggu membuat kondisi para pemudik semakin rentan mengalami kelelahan, terutama bagi mereka yang menempuh perjalanan jauh tanpa istirahat cukup.
Di tengah kondisi tersebut, korban tiba-tiba pingsan di dalam bus. Awak kendaraan yang panik langsung meminta bantuan kepada petugas di lapangan. Tak lama kemudian, korban dievakuasi menuju Kantor Karantina Kesehatan untuk mendapatkan pertolongan pertama.
Tim medis sempat melakukan tindakan resusitasi jantung paru (RJP) guna menyelamatkan nyawa korban. Namun, kondisinya tidak kunjung membaik. Korban kemudian dirujuk ke Puskesmas Gilimanuk untuk penanganan lanjutan.
Sayangnya, dalam perjalanan menuju fasilitas kesehatan, nyawa Rukmini tidak dapat diselamatkan. Ia dinyatakan meninggal dunia setelah mengalami penurunan kesadaran akibat kelelahan berat.
Berdasarkan informasi petugas di lapangan pada Rabu, 18 Maret 2026, insiden ini diduga kuat dipicu oleh faktor fatigue atau kelelahan ekstrem akibat terlalu lama berada dalam antrean kendaraan yang tidak bergerak.
Tak hanya satu korban, kondisi di jalur mudik Gilimanuk juga dilaporkan memprihatinkan. Sedikitnya 16 pemudik lainnya mengalami pingsan akibat kondisi serupa, yakni kelelahan, dehidrasi, serta tekanan fisik selama perjalanan.
Jenazah korban saat ini masih berada di Puskesmas Gilimanuk sambil menunggu proses koordinasi dengan pihak keluarga. Rencananya, jenazah akan dipulangkan ke kampung halaman di Kebumen menggunakan ambulans.
Baca Juga: Bus Hino Hilang Kendali, Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang-Semarang KM 361, Ini Kronologinya
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi seluruh pemudik agar tidak mengabaikan kondisi kesehatan selama perjalanan. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri jika tubuh mulai lelah.
Pemudik juga diminta memastikan kesiapan logistik seperti makanan, minuman, serta obat-obatan pribadi. Selain itu, penting untuk beristirahat secara berkala guna menghindari kondisi yang membahayakan.
Dengan puncak arus mudik yang masih berlangsung, kewaspadaan menjadi hal utama agar perjalanan tetap aman. Jangan sampai momen pulang kampung justru berubah menjadi tragedi.
G7/UCP










