Junarso Bikin Gebrakan! Ketua DPC PDI Perjuangan Jepara Gelar Tes Online Serentak, 80 Kader Rebut Kursi Ketua PAC

Ketua DPC PDI Perjuangan Jepara Junarso membuka tes online calon Ketua PAC serentak di Jepara
Ketua DPC PDI Perjuangan Jepara Junarso membuka tes online calon Ketua PAC serentak di Jepara

Global7.id – Jepara, 

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jepara mencetak sejarah baru dalam proses kaderisasi partai. Untuk pertama kalinya, penjaringan calon Ketua PAC (Pimpinan Anak Cabang) dilakukan melalui tes online yang digelar serentak di seluruh Jawa Tengah pada Minggu (19/4/2026).

 

Langkah ini menjadi simbol transformasi modern dalam tubuh partai, sekaligus upaya meningkatkan kualitas kepemimpinan di tingkat kecamatan. Di Kabupaten Jepara sendiri, kegiatan ini diikuti oleh 16 kecamatan, dengan masing-masing kecamatan mengirimkan lima calon kandidat terbaiknya.

 

Pelaksanaan tes berlangsung di kantor DPC PDI Perjuangan Jepara, dengan pengawasan langsung dari jajaran pengurus partai. Proses ini berjalan tertib dan lancar, menunjukkan kesiapan infrastruktur digital serta komitmen partai dalam menghadirkan sistem seleksi yang transparan dan objektif.

 

Ketua DPC PDI Perjuangan Jepara, Junarso, secara langsung membuka kegiatan tersebut. Dalam keterangannya kepada jurnalis Global 7, ia menegaskan bahwa metode seleksi berbasis digital ini merupakan bagian dari pembaruan sistem kaderisasi yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

 

“Benar, hari ini kita melaksanakan tes online secara serentak di seluruh Jawa Tengah. Ini adalah bentuk perubahan baru dalam penjaringan kader partai. Tujuannya jelas, agar kita mendapatkan pengurus PAC yang kuat, berintegritas, dan siap bekerja untuk masyarakat,” ujar Junarso.

 

Menurutnya, sistem seleksi digital ini juga memberikan peluang yang sama bagi seluruh kader untuk menunjukkan kapasitasnya secara objektif, tanpa intervensi atau praktik yang tidak sehat. Selain itu, penggunaan teknologi dinilai mampu mempercepat proses evaluasi dan meningkatkan akurasi penilaian.

 

Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Jepara Junarso Soroti Permasalahan MBG dan Dugaan Mark Up Anggaran Menu, Tegas Minta Yayasan SPPG Nakal Ditindak

 

Bacaan Lainnya

Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian tes. Mereka berasal dari berbagai latar belakang kader partai yang telah aktif di tingkat ranting maupun anak cabang. Materi yang diujikan mencakup pemahaman ideologi partai, wawasan kebangsaan, hingga kemampuan kepemimpinan dan manajerial.

 

Salah satu peserta mengaku bahwa sistem ini menantang sekaligus memberikan pengalaman baru. “Ini pertama kalinya kami mengikuti seleksi secara online seperti ini. Lebih transparan dan terasa profesional,” ungkapnya.

 

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi besar PDI Perjuangan dalam memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat bawah. PAC sebagai ujung tombak partai di kecamatan memiliki peran vital dalam menggerakkan roda organisasi, menyerap aspirasi masyarakat, serta memenangkan agenda politik partai di daerah.

 

Dengan proses seleksi yang lebih ketat dan modern, diharapkan para Ketua PAC terpilih nantinya benar-benar memiliki kapasitas, loyalitas, dan integritas tinggi. Hal ini penting untuk menjawab tantangan politik ke depan yang semakin kompleks dan dinamis.

 

Selain itu, langkah ini juga dinilai sebagai sinyal kuat bahwa PDI Perjuangan terus berbenah dan berinovasi dalam sistem internalnya. Tidak hanya mengandalkan metode konvensional, tetapi juga mulai memanfaatkan teknologi sebagai alat untuk meningkatkan kualitas organisasi.

Pelaksanaan tes online serentak ini diharapkan menjadi awal dari sistem seleksi yang berkelanjutan dan semakin disempurnakan di masa mendatang. Dengan demikian, regenerasi kepemimpinan di tubuh partai dapat berjalan lebih baik, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan zaman.

 

DPC PDI Perjuangan Jepara optimistis bahwa melalui langkah ini, mereka akan melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang tidak hanya loyal terhadap partai, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

 

Transformasi digital dalam proses kaderisasi ini pun menjadi bukti bahwa politik tidak selalu identik dengan cara-cara lama. Sebaliknya, inovasi dan adaptasi menjadi kunci untuk tetap relevan di tengah perubahan zaman yang cepat.

 

G7/UCP

Pos terkait