Masyarakat Jepara harus Jadi Pemilih yang Cerdas di Pilkada 2024

Foto, tangkap layar dari akun Instagram @purnomo.6005

Global7.id – Jepara,

Pada tanggal 27 Nopember 2024 mendatang, kabupaten Jepara akan mengadakan pemilihan Bupati. Dengan harapan dalam Pilkada Jepara memperoleh pemimpin yang punya integritas dan rekam jejaknya yang bagus.


 

Dalam mendapat pemimpin yang berintegritas, jujur dan koperasi tidak semudah membalikan telapak tangan. Namun hal tersebut bisa dimulai dari proses pilkada. Praktik-praktik “haram” seperti politik uang maupun kampanye negatif yang hampir selalu mewarnai di setiap gelaran pilkada selama ini harus dihilangkan. Jika tidak, hal tersebut dapat menjadi bibit-bibit pemerintahan yang korup.


 

“Kita tidak memungkiri mahalnya ongkos pilkada menjadi salah satu hal yang memicu kepala daerah terpilih melakukan tindakan-tindakan melawan hukum, termasuk korupsi,” Ujar Purnomo Purnawirawan polisi asal Jepara, Sabtu (13/7/2024).


 

Ia menambahkan, “Kalau hal tersebut terjadi di Jepara siapapun yang menjadi Bupati, akan membuat kebijakan yang bertujuan menguntungkan diri sendiri guna mengganti pengeluaran pada pilkada yang diikuti sebelumnya. Akibatnya, urusan perizinan, mutasi jabatan, hingga penyusunan anggaran sering menjadi bancakan sebagaimana yang terjadi selama ini di Jepara, ” imbuhnya.

 


 

Menurutnya, ongkos pilkada yang cukup mahal itu bisa menimbulkan maraknya politik uang yang berimplikasi pada kasus hukum. Oleh karena itu, penting untuk menjaga proses pilkada tetap bersih dengan harapan dapat melahirkan pemerintahan yang bermoral.


 

Harapan kita, rakyat Jepara Pilkada Jepara 2024 ini semakin baik dan pilkada bisa menghadirkan kepala daerah dan wakil kepala daerah yang bermoral, berintegritas, kompeten, dan membawa daerah pada tujuan yang dicita-citakan, yaitu dapat melahirkan seorang negarawan. Bukan hanya negarawan daerah tapi bisa menjadi seorang negarawan tingkat nasional.


 

Terlalu besar harga yang harus dibayar akibat pilkada yang tidak berintegritas. Bukan sekadar tercipta pemerintahan yang tidak profesional, melainkan juga menimbulkan delegitimasi terhadap pemerintahan yang akan datang. Ujungnya, bisa memicu ketidakstabilan politik.

Bacaan Lainnya

 

Menjadi Pemilih Cerdas

Pada akhirnya, rakyat Jepara lah yant harus punya integritas dan rasionalitas dalam memilih dan memiliki peranan yang sangat penting dalam mewujudkan pemimpin yang berintegritas. Rakyat Jepara diharapkan mampu memilih calon kepala daerah secara cerdas dan rasional.


 

Rakyat Jepara harus mampu melihat mana calon kepala daerah yang dapat dipercaya dan memiliki visi dan misi yang baik, terutama komitmen terhadap pemberantasan dan pencegahan korupsi.


 

Hal yang tak kalah penting, masyarakat Jepara harus berani dan tegas menolak segala bentuk tawaran materi maupun janji yang diberikan oleh pasangan calon kepala daerah dalam rangka “membeli” suara mereka.***

Penulis: Purnomo Jepara.

Sumber: PJ.

Pos terkait