Global7.id – Jepara,
Setelah ramai di berbagai media sosial dan adanya laporan aduan di portal aduan Gubernur Jawa Tengah perihal Aduan terkait Tambang Galian C di Desa Cepogo Kecamatan Kembang dan di Desa Pancur, Kecamatan Mayong, Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Jepara akhirnya menindaklanjuti dengan mengundang pejabat terkait untuk ceking lokasi pada Selasa (31 Desember 2024).
Namun kegiatan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintah tersebut semakin menambah ketidakpuasan masyarakat Jepara setelah salah satu warga Desa Pancur mengetahui alamat yang akan dicek adalah di RT 12 RW 02 (bekas tambang galian yang sudah tidak ada aktifitas) bukan di Desa Pancur RT47/RW10 yang saat ini viral di media sosial, Selasa (31/12/2024).
Salah satu warga (N) mengatakan, “Pak, Tambang Galian C di Desa Pancur yang viral di medsos saat itu berada di RT47/RW10, bukan di RT12/RW02, dan pagi ini alat beratnya dipindahkan ke pekarangan Matronzi dan akses menuju persembunyian alat berat diportal,” ujarnya, Selasa (31/12).
Ia juga menambahkan, “Kalau tambang galian C di RT 12 itu sudah lama tidak beroperasi, pihak tambang sudah memperbaiki jalan dan kemarin jalan nya di cor penambang,” imbuhnya.
Diketahui, Instansi dan dinas terkait pagi ini mendapatkan undangan dari Sekretariat Daerah Kabupaten Jepara, untuk melaksanakan ceking lokasi tambang di desa Cepogo dan desa Pancur, tempat berkumpul di ruang kerja asisten II setda Jepara.
Pejabat Publik yang mendapat undangan diantaranya, Kapolres Jepara, Dandim Jepara, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Jepara, Kepala BPKAD Jepara, Kepala Dinas PUPR, Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Jepara, Kadis DLH, Ka POL PP, Kepala BP-SDA, ESDM Kendeng Muria dan Camat Kembang.
Namun, diduga informasi bocor hingga aktifitas Tambang Galian C di Desa Pancur sementara dihentikan dan alat berat disembunyikan 200 meter dari lokasi, di pekarangan Madronzi Desa Pancur RT45/RW09.
Terpisah, awak media mendapatkan informasi dari Hermawan Oktavianto, staf Setda Jepara, dijelaskan, ” Pagi ini (31/12/2024), kami laksanakan ceking ke lokasi tambang yang diaduka warga ke portal aduan Gubernur, ” terangnya.
Saat diminta keterangan, selain di desa Cepogo, apakah tambang galian C du desa Pancur RT12/RW02 yang dikunjungi, bukan di RT47/RW10 yang sekarang lagi viral, dijawabnya singkat, “Yang diadukan warga kita cek,” pungkasnya.***
Sumber: G7.
(AM/Redaksi)










