Global7.id – Magelang,
Bermunculannya konten kreator handal yang kerap mengisi video konten di akun Tiktok, Instagram, Facebook bahkan di YouTube membuat hiburan tersendiri bagi pengguna media sosial.
Salah satunya, konten kreator yang berpenampilan lugu dari sebuah Desa yang kerap membuat ketawa menggelitik dan terkadang membuat kesal penontonnya yang bernamakan Hassan Sule. Pria bernama asli Hasan Nur Pambudi asal Magelang Jawa Tengah kelahiran tahun 1986 ini mengaku punya ide sendiri terkait tokoh berkarakter Hassan Sule.
Saat dikonfirmasi awak media, Hasan mengatakan, “Ya itu ide dari saya sendiri, menggambarkan orang yang pemalu, kurang banyak teman, karna keterbatasan ekonomi, soalnya disetiap kampung itu ada orang yang seperti itu, ” ujarnya, Senin (14/4/2025).
Meskipun sekarang akun tiktoknya @hassansule86 diserbu oleh netizen dari seluruh penjuru kota, sebelumnya ia mengaku memulai posting video konten di YouTube dan butuh waktu panjang hingga 8 bulan untuk bisa mendapatkan penghasilan.
“Dari tahun 2021 buat konten di YouTube selama 8 bulan dan belum menghasilkan hehehe, kemudian sakit lama, akhirnya libur total. Mulai lagi di akhir 2023 buat konten di FB pro dan tiktok sampai sekarang mas, ” imbuhnya.
Dalam pembuatan video konten Hassan Sule, ia dibantu oleh ayahnya untuk ide-ide baru dari peristiwa yang sedang trending di media sosial.
Bersama istrinya, Santi Dwi Lestari asal Sragen Jawa Tengah dan anaknya yang masih balita yang membuat konten tersebut semakin terkesan menyedihkan dan natural seperti apa yang terjadi di lingkungan rumah kita.
“Saya sudah punya anak 4, cowok 2 dan cewek 2 dan yang ikut konten anak yang paling kecil bernama Haru Qurrota Ayun panggilan Ota, ” tuturnya.
Untuk lokasi buat video itu di lingkungan rumah, terkadang di sawah, kadang juga di pasar tempat saya jualan Susu dele, ” bebernya.
Diketahui, untuk mendapatkan pendapatan konten kreator bervariasi tergantung pada jenis konten, platform, dan jumlah penonton.
Pendapatan berdasarkan platform:
Penghasilan YouTuber bergantung pada jumlah subscriber dan views.
Penghasilan konten kreator TikTok bergantung pada jumlah followers.
Konten kreator bisa mendapatkan penghasilan melalui iklan in-stream, langganan penggemar, dan acara online berbayar.
Dari hasil membuat konten tersebut, Hasan mengaku, “Alhamdulilah sudah walaupun blom banyak mas, pendapatan perbulan antara 10 juta dari endorse hehehe, ” jelasnya.
Lebih lanjut, kata Hasan, “Sementara masih fokus di konten yang harapannya bisa menghasilkan uang yang lebih banyak lagi, bisa nabung, bangun rumah, beli kendaraan, menguliahkan dan memondokkan anak-anak nanti kalo sudah besar. Dan terutama lagi bisa banyak Bersodaqoh kepada yang berhak untuk diberi sodaqoh, Syukur-syukur bisa bangun Masjid, ” pungkasnya.***










