Jelang Idul Adha, Harga Kambing di Jepara Lebih Unggul Ketimbang Sapi dan Kerbau, Kenapa itu?

Global7.id – Jepara, 

 

Menjelang Idul Adha penjualan sapi dan kerbau di Kabupaten Jepara terus merosot. Hal ini dikarenakan banyak hewan ternak tersebut yang terserang Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

 


Tetapi kondisi berbeda justru dialami penjual kambing. Hingga saat ini belum ada seekor kambing yang dilaporkan terpapar PMK. Hal ini berdampak baik bagi penjualan hewan ternak tersebut.
Pada musim wabah PMK ini penjualan kambing mengalami peningkatan.

 


Salah seorang pedagang hewan kurban musiman, Bambang Rasidi mengungkapkan telah menggelar berjualan hewan kurban sejak akhir pekan lalu. Saat ini puluhan kambing sudah berpindah tangan ke pembeli. Menurutnya, jumlah tersebut meningkat pesat dibanding tahun lalu, sebelum ada wabah PMK.

 


“Setiap tahun memang berjualan di sini. Alhamdulillah tahun ini ada peningkatan, mungkin karena ada PMK ini. Kalau saya hanya menjual kambing,” kata Bambang saat ditemui di lapaknya. Selasa (5/7/2022).

 


Peningkatan peminat pembeli kambing juga berpengaruh pada harga jual, Pada tahun ini harga jual kambing memiliki selisih sampai Rp.500 ribu dibanding tahun lalu.

 


 

“Harganya juga bagus, naik. Seperti kambing usia 2,5 tahun ini kalau tahun lalu harganya Rp.3 juta, sekarang ini bisa Rp.3,5 juta,” ujar Bambang menambahkan.

 

Bacaan Lainnya

Dia menjelaskan kambing yang dijual menjelang Idul Adha ini semua jenis lokal. Sebagian besar kambing itu didapatkan di desa-desa di Jepara.
Sebagian lagi dari luar Jepara seperti Wonogiri dan Purworejo.

 


Sementara itu, Sarip pembeli kambing mengaku lebih memilih kambing untuk kurban.
Menurutnya, harga kambing lebih terjangkau dibanding kerbau atau sapi.

 


“Kambing lebih murah, terus ini kan baru musim penyakit (PMK) itu,” kata Sarip.

 


Dia mengakui faktor keberadaan wabah PMK membuatnya mantap untuk memilih hewan kurban kambing pada tahun ini.

Sumber : TJ.

Teguh, Global7.id

 

Pos terkait