Innalillahi, Nelayan Lansia Meninggal Mendadak Saat Melaut di Perairan Jepara

Foto, ilustrasi lokasi tempat nelayan di pantai

Global7.id – Jepara,

Suasana duka menyelimuti Desa Karanggondang, Kecamatan Bangsri, setelah salah satu warganya, Suparman (70), meninggal dunia secara mendadak saat melaut, Rabu malam (30/4/2025).


Korban yang dikenal sebagai nelayan senior itu diduga mengalami serangan mendadak saat sedang menarik jaring ikan di laut.


Menurut keterangan saksi, Rusdi (55), rekan melaut korban, mereka berangkat dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Bondo pada pukul 15.30 WIB menggunakan perahu jaring milik Bapak Sugiyanto. Sekitar pukul 18.00 WIB, mereka mulai menebar jaring di perairan utara Jepara.


Sekitar pukul 22.00 WIB, saat proses penarikan jaring, Suparman tiba-tiba terjatuh di atas perahu dan langsung tidak sadarkan diri. Rusdi yang berada satu perahu sempat berusaha memberikan pertolongan, namun karena kondisi di laut yang gelap dan hanya berdua, ia harus menyelesaikan penarikan jaring sendirian sebelum akhirnya memutuskan untuk kembali ke darat.


Mereka tiba kembali di TPI Bondo sekitar pukul 03.00 dini hari dan langsung melapor kepada pemilik perahu. Informasi kejadian tersebut kemudian diteruskan ke Relawan Jepara.


Muhammad Muchid Albawawi dari Komunitas Relawan Jepara (KRJ), yang menerima laporan, segera menuju lokasi dan menghubungi Polsek Bangsri serta pihak Puskesmas. Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka di Karanggondang RT07/RW09 dan diperiksa oleh dokter dari Puskesmas Bangsri.


Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, Suparman meninggal akibat faktor usia dan kelelahan saat bekerja di laut.


Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan jenazah korban telah dimakamkan pada Kamis pagi (1/5/2025).

(***).


Sumber: G7/AR.

Pos terkait