Imbasnya Kasus Sukolilo, Tim Sepakbola Pati Susah Cari Sponsor

Foto, bendera tim sepakbola Pati. (Persipa Pati)

Global7.id – Pati,

Hebohnya kasus pengeroyokan dan pembakaran mobil hingga menewaskan bos rental mobil Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah berimbas panjang. Salah satunya, membuat klub Liga 2 asal Pati, Persipa Pati kesulitan mencari sponsor untuk mendanai klub.


 

General Manager (GM) Persipa Pati Dian Dwi Budianto memaparkan, pihaknya kesulitan mendapatkan sponsor untuk mengarungi Liga 2 musim mendatang.


 

Selain berdampak kepada pihaknya. Ia meyakini, kondisi ini juga terdampak kepada penjual online asal Kabupaten Pati. Ia pun berharap kabar miring terhadap Kabupaten Pati berhenti.


 

”Pasti berdampak, ekonomi dan sosial. Persipa Pati kesulitan mendapatkan sponsor. Segi ekonomi, orang yang berjualan dan toko online pastinya juga terdampak,” ungkap dia.


 

Maka belakang ini, pihaknya dan sejumlah tokoh di Kabupaten Pati mencoba memunculkan tagar Pati Cinta Damai. Tagar ini diharapkan bisa sedikit meredam kabar miring terhadap Kabupaten Pati.


 

”Kami ingin mengembalikan nama Pati walaupun belum begitu ngefek. Kejadian di Sukolilo mencoreng Pati. Kita warga Pati memperjuangkan nama Pati,” ujar dia.


Berita sebelumnya, usai tragedi pengeroyokan bos rental asal Jakarta BH (52) yang berujung kematian. BH meninggal usai dikeroyok massa di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo pada Kamis (6/6/2024) pekan lalu.


 

Selain BH, ketiga rekannya juga menjadi korban pengeroyokan tersebut. Beruntung, ketiga selamat meskipun mengalami luka parah dan harus menjalani perawatan sepekan di RSUD RAA Soewondo.

Bacaan Lainnya

Massa mengira BH mencoba maling mobil, sehingga diteriaki maling saat mengambil mobil rental nya di halaman salah satu warga Desa Sumbersoko, AG.


 

Dian mengaku tak membenarkan aksi massa di Sumbersoko tersebut. Ia pun berharap peristiwa itu diusut tuntas. Selain itu, sebagai warga Pati, pihaknya juga merasa tergugah untuk memunculkan hal-hal yang positif di Kabupaten Pati.


 

”Kita tidak membenarkan kejadian itu, harus diusut tuntas. Tapi Pati harus muncul positifnya juga. Pati juga melahirkan jendral dan nama-nama menteri,” tandas dia.***

Sumber: MN.

Pos terkait