Global7.id – Pati,
Hari ini menjadi hari yang menentukan bagi nasib Bupati Pati, Haryanto Sudewo, yang menghadapi proses pemakzulan di DPRD Pati. Sebelum putusan resmi disampaikan, warga Pati menggelar doa bersama dan ritual siram air kembang untuk memohon keselamatan dan kebijaksanaan dalam proses ini.
Hal ini terlihat setelah Masyarakat Pati Bersatu (MPB) menggelar doa dan menyiram air kembang ke Kantor Bupati dan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati, pada Kamis (30/10/2025) malam. Koordinator MPB, Teguh Istiyanto, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan agar panitia khusus (pansus) hak angket DPRD Pati menyepakati pemakzulan Sudewo sebagai bupati.
Sidang paripurna pansus hak angket DPRD Pati akan digelar pada Jumat (31/10/2025) hari ini. Sidang terakhir itu akan memutuskan nasib Sudewo, apakah dimakzulkan dari kursinya atau tidak.
Aksi doa bersama dan siram air kembang ini digelar oleh warga dari berbagai elemen masyarakat turut serta dalam kegiatan ini, menunjukkan solidaritas dan harapan mereka terhadap proses pemakzulan yang sedang berlangsung.
“Semoga proses ini berjalan dengan lancar dan hasilnya membawa kebaikan bagi Kabupaten Pati,” ujar salah satu warga yang mengikuti doa bersama.
Pengamanan Diperketat
Sebelumnya, Masyarakat Pati Bersatu sudah melakukan konvoi di jalan untuk memberitahu masyarakat tentang rapat paripurna hak angket DPRD Pati yang akan dilaksanakan pada Jumat (31/10/2025). Sementara itu, aparat kepolisian telah memasang kawat berduri di depan kantor bupati dan di depan gedung DPRD Pati. Sebanyak 3.379 personel kepolisian juga telah disiagakan untuk mengantisipasi potensi kerusuhan selama pelaksanaan sidang paripurna hak angket pemakzulan Bupati Sudewo.
DPRD Pati dijadwalkan menggelar rapat paripurna untuk menentukan nasib Bupati Sudewo hari ini. Jika Bupati Sudewo dinyatakan tidak lulus dalam pemakzulan, maka dirinya akan diberhentikan dari jabatannya.
Warga Pati berharap agar proses ini dapat berjalan transparan dan adil, serta hasilnya nanti dapat membawa kebaikan bagi seluruh masyarakat Pati.
G7/KMP










