Global7.id – Jepara,
Sebanyak 1.542 jemaah haji asal Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, dipastikan siap diberangkatkan ke Tanah Suci mulai 3 Mei 2026. Jumlah ini sedikit berkurang dari kuota awal 1.547 orang setelah lima calon jemaah dinyatakan tidak memenuhi syarat kesehatan serta ada yang meninggal dunia menjelang keberangkatan.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jepara, Siti Zuliyati, membenarkan adanya perubahan jumlah tersebut. Ia menjelaskan bahwa kondisi kesehatan menjadi faktor utama pengurangan kuota.
“Jumlah jemaah haji Kabupaten Jepara saat ini 1.542 orang. Ada lima yang mengundurkan diri karena tidak memenuhi syarat kesehatan dan ada yang meninggal dunia,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Jadwal Keberangkatan dan Pembagian Kloter
Ribuan jemaah tersebut akan diberangkatkan dalam lima kelompok terbang (kloter), yakni kloter 36 hingga 40. Kloter 36 dijadwalkan berangkat lebih dulu pada 3 Mei 2026 dan akan bergabung dengan jemaah dari Kabupaten Demak.
Sementara itu:
Kloter 37, 38, dan 39 diisi penuh oleh jemaah asal Jepara
Kloter 40 merupakan kloter gabungan bersama jemaah dari Kabupaten Kudus
“Kloter 36 sampai 38 berangkat pada 3 Mei 2026. Kloter 39 dan 40 dijadwalkan berangkat pada 4 Mei 2026,” jelas Zuliyati.
Kabar Baik: Ditempatkan di Kawasan Raudah
Kabar menggembirakan datang bagi para jemaah. Berdasarkan hasil koordinasi terbaru, seluruh jemaah haji Jepara akan ditempatkan di kawasan Raudah, Madinah. Sebelumnya, penempatan sempat direncanakan di Misfala.
“Alhamdulillah, jemaah haji Jepara mulai kloter 36 sampai 40 akan berada di kawasan Raudah,” ungkapnya.
Penempatan ini dinilai lebih strategis karena memudahkan akses jemaah ke Masjid Nabawi selama menjalankan ibadah di Madinah.
Fasilitas Tanazul Permudah Jemaah
Selain itu, jemaah juga akan mendapatkan skema tanazul. Skema ini memberikan kemudahan bagi jemaah untuk kembali ke hotel setelah menjalani rangkaian ibadah puncak di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Imbauan Penting untuk Jemaah
Pemerintah mengingatkan seluruh jemaah agar menjaga kondisi fisik serta mematuhi seluruh aturan selama menjalankan ibadah haji.
“Seluruh jemaah harus menaati ketentuan dalam penyelenggaraan ibadah haji. Setiap jemaah memiliki hak dan kewajiban yang wajib dipatuhi,” tegas Zuliyati.
Dengan persiapan yang semakin matang dan dukungan fasilitas yang memadai, keberangkatan jemaah haji Jepara tahun ini diharapkan berjalan lancar serta seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan kembali ke tanah air dengan selamat.
G7/KMP










