Global7.id – Jepara,
Ratusan wisatawan yang berkunjung di momen libur Lebaran bersama keluarga di Pantai Telukawur, Kecamatan Tahunan, Jepara, tersengat ubur-ubur saat bermain air, pada Jumat (4/4).
Heru mengatakan, “Peristiwa itu terjadi di saat air surut pada pagi hari. Insiden pertama termonitor sekitar pukul 07.00, sedikit mereda pada siang hari, namun di sore hari sekitar pukul 16.00 beberapa anak-anak kembali tersengat, ” ujarnya.
Ia menambahkan, “Mulanya anak-anak sempat mengira ubur-ubur sebagai rumput laut. Ternyata setelah disentuh ubur-ubur. Ada yang merasakan panas seperti terbakar hingga bentol-bentol seperti melepuh. Rata-rata bagian tubuh yang terkena ubur-ubur ialah tangan dan kaki sampai paha, tapi ada juga yang kena di lengan tangan serta tepi mata. Bahkan ada sebagian ubur-ubur yang nempel di pakaian, ” imbuhnya.
Lebih lanjut, kata Heru, “Eh ternyata pada pagi hingga siang terdapat lebih dari 10 pengunjung yang terkena sengatan. Kemudian di sore hari diketahui 4 orang alami hal sama, ” jelasnya.
Saat penanganan, Heri mengungkapkan, Kami berikan penanganan pertama, menggunakan air cuka ataupun lotion anti nyamuk (merk autan). Alhamdulillah teratasi, hilang rasa panasnya, bentol merah seperti melepuh kena api juga berangsur kempes.
Selain itu, air yang keruh diakibatkan ombak yang membawa pasir menyebabkan keberadaan ubur-ubur tak dapat dilihat.
“Tidak ada yang sampai parah, kejang ataupun dilarikan ke rumah sakit. Aman dengan penanganan pertama di posko keamanan,” ucapnya.
Salah satu staf di Objek Wisata Pantai Telukawur, Muhammad Putra Andika menyampaikan bahwa hal tersebut memang sepenuhnya karena faktor alam.
“Dampaknya tidak begitu signifikan. Paling parah bentol-bentol. Di sini juga ada relawan yang menyediakan ambulance serta tim medis sebagaimana arahan Forkopimda,” kata Putra Andika.
Meskipun demikian pihaknya juga meminta agar pemerintah daerah meningkatkan perhatian di semua tempat objek wisata. Dikhawatirkan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.***










