Global7.id – Jepara,
Cerita menarik dan penuh inspirasi datang seorang ex penggembala kambing (angon wedus) yang bernama Nurul Atik kelahiran Jambu, kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara yang kini jadi triliuner.
Berhasil menjadi seorang triliuner, ex penggembala kambing ini tidak segan membongkar kunci suksesnya. Berkat ketekunan dan kerja kerasnya dalam membangun bisnis melalui bisnis ayam goreng miliknya, ia mengantongi omzet lebih dari 1 triliun dalam setiap tahunnya.
Seperti apa kisahnya? Simak lebih lanjut dalam kunci suksesnya yang terbongkar:
Semua bermula dari kehidupan di masa kecil yang penuh dengan tantangan, baik karena keterbatasan ekonomi maupun hal lainnya.
Banyak hal yang ia kerjakan di masa kecil, tanpa disadari kedisplinan ini lah yang mengantarnya meraih puncak kesuksesan.
“Didikan orang tua yang sangat-sangat disiplin, kunci sukses saya disiplin. Apapun yang kita tekuni akan sampai apa yang diinginkan,” ujarnya, mengutip melalui kanal YouTube Coach Yudi Candra pada Minggu, 13 Agustus 2023.
Terlepas hanya bermodalkan kedisiplinan yang ditanamkan orang tua sejak kecil, Nurul Atik juga tekun dan gigih dalam melakoni suatu pekerjaan.
Berkat ketekunannya dalam membangun bisnis, mantan penggembala kambing ini berhasil miliki nyaris seribu outlet dari brand ayam goreng (Rocket Chicken).
Dulu giat menggembala kambing
Tak banyak yang tahu bahwa pengusaha sukses ini sempat tekun menggembala kambing di masa kecilnya. Kegiatan tersebut ia lakukan sepulangnya dari sekolah.
“Saya dididik orang tua harus disiplin karena subuh harus bangun, sholat subuh, nyapu keliling rumah,” ucapnya.
Kendati rumah kayu, namun beruntungnya Atik dan keluarga tinggal di rumah berukuran cukup besar.
“Nanti pulang sekolah ngembala kambing (angin wedus), ” sambung dia.
Selain itu, Atik pun membantu orang tua di sawah hingga harus berjalan kaki cukup untuk sampai di tempat tersebut.
Hal menarik lainnya yang terungkap adalah, bahwasanya Nurul Atik pun pernah bekerja sebagai office boy di salah satu restoran cepat saji dengan menerima gaji 35 ribu per bulan di masa itu.***
Sumber: Hps.
Tag










