Global7.id – Jepara,
Bulan suci Ramadhan tidak membuat berhenti oleh kawanan khusus pencuri burung peliharaan yang kini semakin bernilai tinggi harganya. Kawanan pencuri itu beraksi saat jam Salat tarawih.
Hal ini dialami oleh Setiyadi selaku ketua RT dan pemilik rumah di lingkungan R02/15, Desa Bangsri, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara yang sangkar berisi burung Jalak Suren diketahui merupakan masteran burung yang kerap digunakan untuk lomba burung pada, Minggu (2/3/25) malam.
Dari informasi yang diterima awak media, posisi rumah kondisi cukup ramai karena di depan rumah ada jalan gang dan banyak rumah tetangga.
Selama Ramadhan, tiap malam rumah korban memang kerap kosong. Sebab, korban bersama istri dan anak-anaknya salat Isya dan Tarawih di masjid.
“Tapi memang pas kejadian burung masteran Jalak Suren saya tidak di masukkan ke dalam rumah dan masih menggantung di teras rumah, ” ujar Setiyadi, Minggu (2/3/2025).
Sepulang dari Masjid ada Harjono (52) warga sekitar yang menemukan sangkar burung dibuang di kebun dekat jalan gang di sekitar lingkungan RT02/15 Bangsri.
“Saya temukan sangkar tapi burungnya sudah tidak ada, ” kata Harjono, Minggu malam.
Kemudian, Harjono menghubungi Pak RT. Setelah di cek pak RT bahwa sangkar burung miliknya hilang.
“Ya Allah, itu merupakan burung masteran Jalak Suren kesayangan saya, ” imbuh pak RT Setiyadi.
Atas kejadian ini pak RT pun memberikan pesan kepada warga dan masyarakat untuk selalu waspada di lingkungan saat sholat Tarawih untuk tidak lupa memasukkan burung peliharaan ke dalam rumah atau ditempat yang aman.
“Sebaiknya barang peliharaan yang berharga ataupun sepeda motor dan barang lainnya harap di amankan di dalam rumah dan tidak lupa rumah dikunci ketika hendak sholat Tarawih. karena memang kejahatan di masyarakat semakin meningkat dari efek ekonomi sulit, apalagi mencari pekerjaan semakin. Di bulan Ramadhan dan mendekati hari raya nanti kebutuhan ekonomi semakin tinggi, ” pesan pak RT Setiyadi.***
Sumber: G7/Ucup Setiyadi.










