Demo Tolak PPN 12 Persen di Depan Kantor DPRD Jepara, ini 6 Tuntutannya

Foto, Aliansi Mahasiswa Jepara tolak PPN 12 Persen naik di depan gedung DPRD Jepara.

Global7.id – Jepara,

Ramai informasi PPN naik hingga 12 persen oleh pemerintahan Prabowo Subianto. Hal ini memicu terjadinya protes rakyat di seluruh penjuru negeri.


 

Salah satunya, Aliansi Mahasiswa Jepara Menggugat, menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikan pajak penambahan nilai (PPn) 12 % di depan Gedung DPRD Kabupaten Jepara, pada Senin (30/12/2024).


 

Mulai pukul 10.00 WIB, ratusan mahasiswa dari BEM Unisnu, PMII dan GMNI yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa berkumpul di depan kantor DPRD Jepara.


 

Selain berorasi, massa aksi unjuk rasa membentangkan spanduk dan poster berisi tuntutan menolak PPN 12 %.


 

Setelah hampir 40 menit berunjuk rasa, dengan membakar ban massa aksi menuntut pimpinan DPRD Jepara untuk menemui massa aksi.


 

Koordinator Aksi Adam Mahfud dalam orasinya mengatakan unjuk rasa kali ini membawa 6 tuntutan, yaitu:


 

1. Mendesak Presiden segera mengeluarkan PERPU untuk membatalkan kenaikan PPN 12%.


2. Pemerintah segera mengimplementasikan pajak emisi karbon yang sempat tertunda di tahun 2022.

Bacaan Lainnya

3. Mendorong Pemerintah untuk menerapkan kebijakan pajak kekayaan yang menyasar individu berpenghasilan tinggi.


4. Mendorong Pemerintah untuk menerapkan kebijakan pajak kepada komoditas besar seperti tambang, sawit, batu bara dan lainnya.


5. Mendesak pemerintah agar meninjau Kembali APBN yang terbuang sia sia untuk proyek proyek strategis nasional.


6. Mendorong pemerintah untuk melakukan Judicial Review terhadap UU No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP).


Tidak berlangsung lama, Wakil Ketua DPRD kabupaten Jepara Pratikno di damping perwakilan Anggota DPRD Jepara langsung menemui Aliansi Mahasiswa Jepara Menggugat.


 

Adam Mahfud yang juga Presiden BEM Unisnu meminta Pratikno dan perwakilan anggota DPRD Jepara menandatangani Petisi 6 tuntutan sebagai bentuk pernyataan sikap mendukung aksi penolakan PPn 12 % dan meminta DPRD Jepara agar menyampaikan 6 tuntutan ke Pemerintah Pusat.

 


“Tuntutan ini sudah diterima dan di tandatangani. Dan akan di sampaikan ke pemerintah pusat, jadi kita tunggu pemberitahuan dari pimpinan DPRD Jepara, kalau tidak, kita akan turun aksi lagi,” jelas Mahfud, mengutip dari portal media Jurnal Pantura.


Sekitar Pukul 13.30 WIB peserta aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Jepara Menggugat membubarkan diri dengan tertib.***

 

Sumber: JP.

Pos terkait