Damkar Jepara Gelar Pelatihan Pemadaman Api di Sekuro Village Beach Resort

Damkar Jepara menggelar kegiatan pelatihan pencegahan dan penanggulangan kebakaran di Sekuro Village Beach Resort.

Global7.id – Jepara,

Damkar Jepara menggelar kegiatan sosialisasi pelatihan pencegahan dan penanggulangan kebakaran di Sekuro Village Beach Resort pada, Kamis, 26 September 2024 pukul 13.00 WIB sampai selesai.

Telah hadir, Kabid Damkar Jepara Surana ST, M Shofchan, Sudarno, Farid Z, Rollys D. Dalam kegiatan pelatihan pencegahan dan penanggulangan kebakaran tersebut memberikan hasil materi menggunakan APAT dan APAR.

Perlu diketahui, APAR (Alat Pemadam Api Ringan dan APAT (Alat Pemadam Api Tradisional) merupakan alat pertolongan pertama yang jika api tidak lagi terkendali atau membesar dapat digunakan sambil menunggu datangnya petugas pemadam kebakaran atau masyarakat setempat untuk memadamkan api di lokasi kebakaran.

Saat dikonfirmasi awak media, Kabid Damkar Jepara Surana, menjelaskan, “Untuk Alat Pemadam Api Ringan (Apar) tidak boleh dipasang dalam ruangan atau tempat dimana suhu melebihi 49 derajat C atau turun sampai minus 44 derajat C kecuali apabila alat pemadam api ringan tersebut dibuat khusus untuk suhu diluar batas tersebut diatas, ” ujarnya.

Ia menambahkan, “Jika tak punya alat pemadam kebakaran ringan ya, alat yang bisa dimanfaatkan untuk memadamkan api yang tradisional ya seperti handuk dan karung goni yang sudah dibasahi dulu, selain itu tentunya air dan pasir, ” imbuhnya, Kamis (26/9/2024).
Damkar Jepara memberikan tips pencegahan dan penanggulangan kebakaran di sekitar rumah.

1. Matikan atau cabut kabel elektronik saat tidak digunakan

Biasakan mematikan lampu dan mencabut kabel serta alat-alat elektronik jika keluar rumah atau ketika tidak digunakan. Selain itu, hindari mengisi daya ponsel saat tidur. Upaya ini dilakukan untuk mencegah korsleting yang menyebabkan kebakaran.

2. Jauhkan benda-benda yang mudah terbakar

Lindungi peralatan dapur dan pastikan peralatan dapur seperti kompor, oven, dan microwave dalam kondisi baik serta bersih. Selain itu, pastikan selalu ada api pemadaman di dekat dapur.

Hindari meninggalkan peralatan dapur dalam keadaan menyala dan pastikan kain atau bahan mudah terbakar tidak berada terlalu dekat dengan peralatan dapur.

3. Awasi penggunaan kompor gas dan pastikan mati sebelum bepergian atau tidur

Sumber kebakaran banyak berasal dari area dapur, contoh yang paling sering adalah gas yang meledak, dan keteledoran meninggalkan kompor dalam keadaan menyala. Hal tersebut bisa menjadi sumber api dan berakibat pada terjadinya kebakaran di rumah.

4. Hindari merokok di dalam rumah atau tempat yang mudah terbakar

Dalam rumah sering kali banyak barang-barang yang sifatnya mudah menghantarkan api, untuk mencegah kebakaran terjadi ada baiknya memperhatikan tempat saat akan merokok.

5. Sediakan alat pemadam kebakaran di rumah

Siapkan alat pemadam api ringan (APAR) atau boks isi pasir sebagai langkah pertama penanganan api. Pastikan ada alat pemadam kebakaran seperti fire extinguisher dan sprinkler system di rumah.

Pelajari juga cara menggunakan alat-alat pemadam kebakaran tersebut dengan benar. Tujuannya untuk mengatasi kebakaran darurat dengan cepat dan efektif.

6. Periksa secara berkala instalasi listrik di rumah

Segera ganti lampu yang sudah mulai redup atau berkedip. Jangan biarkan lampu menyala terus menerus dalam jangka waktu lama.

Pastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi baik dan tidak ada kabel yang terkelupas atau korsleting. Jika perlu, panggil teknisi listrik untuk melakukan pemeriksaan berkala guna memastikan kualitas dan keamanan sistem listrik di rumah.

7. Berhati-hatilah saat meninggalkan rumah

Sebelum meninggalkan rumah atau pergi tidur, pastikan kamu telah mematikan semua peralatan yang menggunakan listrik atau api, seperti kompor, oven, setrika, lilin, dan sebagainya. Pastikan juga mengunci semua pintu dan jendela untuk mencegah masuknya orang yang tidak berwenang yang dapat menyebabkan kebakaran.***

Sumber : Damkar Jepara.

Pos terkait