Calon Pengantin Wanita Viral Asal Pati yang Kabur Bersama Kekasih Ditemukan di Hotel Jepara

Viral pengantin kabur berhasil ditemukan

JEPARA | Global7.id – Kabupaten Jepara digegerkan dengan kabar seorang calon pengantin wanita asal Pati yang nekat kabur tepat pada hari pernikahannya. Perempuan tersebut akhirnya ditemukan aparat kepolisian saat bersembunyi di sebuah hotel di wilayah Jepara, Sabtu (23/5/2026) pagi.

 

Calon pengantin wanita itu diketahui bernama Nayla Anik Setiyawati (19), warga Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati. Ia diamankan bersama seorang pemuda bernama Davin Febriansyah (18) yang diduga merupakan kekasihnya.

 

Menurut informasi yang dihimpun, Nayla dilaporkan hilang oleh pihak keluarga pada Kamis (21/5/2026) pagi. Ia disebut keluar melalui pintu belakang rumah hanya beberapa jam sebelum prosesi akad nikah berlangsung.

 

Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Tlogowungu bersama Tim Resmob Polresta Pati langsung melakukan pencarian dan pelacakan keberadaan keduanya. Hasil penyelidikan mengarah ke sebuah hotel yang berada di kawasan Desa Kedungcino, Kecamatan Jepara.

 

Petugas kemudian mendatangi lokasi setelah menemukan sepeda motor Honda Beat Street yang diduga digunakan pasangan tersebut. Nama “Davin” juga tercatat di buku tamu hotel pada kamar nomor 04.

 

Saat dilakukan pengecekan bersama penjaga hotel, petugas mendapati Nayla dan Davin berada di dalam kamar. Keduanya kemudian diamankan tanpa perlawanan sekitar pukul 05.15 WIB.

 

Kapolsek Tlogowungu, AKP Mujahid membenarkan adanya pengamanan tersebut. Ia menyebut kedua muda-mudi itu langsung dibawa ke Mapolresta Pati guna menjalani pemeriksaan dan klarifikasi lebih lanjut.

 

Pihak kepolisian menegaskan penanganan kasus dilakukan secara humanis karena menyangkut persoalan keluarga. Saat ini, proses mediasi antara kedua belah pihak keluarga masih berlangsung di Polresta Pati.

Bacaan Lainnya

 

Selain itu, polisi juga mengimbau masyarakat agar mengedepankan komunikasi dan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan keluarga guna menghindari konflik yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat.

 

G7/Dtk

Pos terkait