Innalillahi… Bocah di Cilacap Dibunuh Tetangga, Jasad Disimpan dalam Karung

Global7.id – Cilacap, 

Bocah di Cilacap berusia 4,5 tahun tewas secara tragis setelah menjadi korban pembunuhan oleh tetangganya sendiri di wilayah Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap. Kasus ini menggemparkan warga karena pelaku diketahui melakukan aksi keji setelah korban datang untuk mengajak bermain.

Pelaku berinisial GR (23) diketahui merupakan tetangga korban. Hubungan keduanya cukup dekat, bahkan korban kerap bermain dengan adik pelaku yang seusia.

 

Kapolresta Cilacap, Budi Adhy Buono, mengungkapkan korban mendatangi rumah pelaku pada Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB untuk mengajak bermain.

 

Namun saat itu, adik pelaku sedang tidak berada di rumah karena pergi bersama orang tuanya ke Purbalingga.

 

“Korban datang untuk bermain. Di rumah hanya ada pelaku,” ujar Budi saat konferensi pers di Mapolresta Cilacap, Sabtu (31/1/2026).

 

Dibujuk Masuk Rumah hingga Diseret Paksa

Menurut penyelidikan polisi, korban sempat dibujuk oleh pelaku untuk masuk ke dalam rumah. Namun bujukan itu berubah menjadi paksaan.

 

Pelaku memegang tangan korban dan menyeretnya masuk. Di dalam rumah, korban menolak dan berteriak minta tolong. Teriakan itu membuat pelaku panik.

 

Bacaan Lainnya

Karena korban terus melawan, pelaku kemudian membawa korban ke kamar mandi. Dalam kondisi panik, pelaku membenamkan kepala korban ke dalam ember berisi air hingga korban tak sadarkan diri.

 

Pelaku Pastikan Korban Tewas, Lalu Lakukan Aksi Bejat

Setelah korban tidak bergerak, pelaku sempat memeriksa detak jantung korban untuk memastikan kondisinya.

 

“Pelaku mengecek detak jantung. Setelah diyakini korban sudah tidak bernyawa, pelaku kembali melakukan perbuatan cabul,” ungkap Budi.

 

Tindakan ini membuat publik geram, karena korban sudah dalam kondisi meninggal dunia saat kejahatan itu kembali dilakukan.

 

Jasad Disembunyikan Pakai Plastik dan Karung

Usai melakukan aksinya, pelaku berupaya menghilangkan jejak. Jasad korban dimasukkan ke dalam plastik lalu ke karung.

 

Karung berisi jasad bocah malang itu kemudian diletakkan di samping rumah pelaku dan ditutup dengan lembaran asbes agar tidak terlihat oleh warga sekitar.

 

Kasus ini akhirnya terungkap setelah warga dan keluarga korban melaporkan kehilangan korban kepada pihak berwajib.

 

Polisi Ungkap Motif: Pengaruh Konten Pornografi

Polisi juga mengungkap motif di balik tindakan keji tersebut. Pelaku mengaku melakukan perbuatannya karena dorongan nafsu yang dipicu kebiasaan menonton konten pornografi melalui telepon genggam.

 

“Motifnya karena dorongan nafsu. Pelaku mengaku sering menonton film porno lewat handphone,” jelas Budi.

 

Saat ini, pelaku telah diamankan oleh Polresta Cilacap dan dijerat dengan pasal berlapis terkait pembunuhan serta kekerasan seksual terhadap anak, dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup atau hukuman berat lainnya.

 

Kasus ini menambah daftar panjang kejahatan seksual terhadap anak dan kembali menjadi peringatan serius bagi orang tua serta lingkungan sekitar untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak.

 

G7/GLN

Pos terkait