Global7.id – Opini Publik,
Sering kita jumpai pesan singkat dari media sosial. Salah satunya pesan singkat tentang momen di hari raya Idul Adha 1443 Hijriah.
Mr. X menuliskan tentang apa yang ia bayangkan tentang perbedaan jasat hewan kurban dan jasat manusia.
Saat hari raya Idul Adha si anak kambing bertanya pada induknya,
Anak Kambing :
Maaaaaakk…?
kita semua kok namanya sama,
Yaitu : Kambing..?!
enggak seperti manusia?
masih kecil sudah punya nama, contohnya;
* Hendro.
* Purnomo.
* Denni.
* Yayan.
* Edi.
* Budi, dan lainnya.
Induk Kambing :
Naaaaak….!!??
Manusia yang masih hidup namanya memang banyak, tapi nanti kalau sudah mati namanya satu yaitu mayat. Tapi beda dengan kita (kambing), kalau kita sudah mati Itu namanya banyak, ada yang namanya;
* Kambing Guling.
* Sate Kambing.
* Gulai Kambing.
* Sop Kambing
* Sampai paling mulia Kambing Qurban juga ada dan banyak lagi..
Anak Kambing :
Ooooh gitu…ya Mak…!!?? jadi nggak boleh iri ya sama manusia, mereka itu nggak berguna kalau sudah mati, tapi kita ini berguna kalau sudah mati, Bisa di tempatkan di mana saja bisa salah satunya di restoran-restoran besar dan kecil dan juga bisa di Warung-warung makan, kalau manusia tempatnya cuma satu yaitu kuburan.
Jadi, Filosofinya, bahwa manusia kalau sudah mati tidak ada artinya tapi hanya amal baik, amal sholeh saja yang bisa di bawa pulang.
Maka, marilah kita untuk selalu berusaha berbuat baik, jalin persaudaraan agar kita bisa saling mengingatkan dalam kebaikan.***
Sumber: Netizen.