Bau Busuk dan Aroma Tak Sedap, Program Jemput Sampah Kaliombo Jepara Diduga Tak Bisa Dijalankan

Foto, program Jemput Sampah di Desa Kaliombo, Kecamatan Pecangaan, Jepara yang dinilai tidak maksimal sehingga merugikan warga sekitar yang mencium aroma tidak sedap dari sampah yang tidak segera dipindahkan.

Global7.id – Jepara,

Berdalih dengan program Jemput Sampah yang dijalankan tiga tahun lebih oleh pihak Desa, namun program tersebut tak mampu dijalankan dengan maksimal.

Program tersebut di lakukan di Desa Kaliombo, Kecamatan Pecangaan, Jepara yang membuat warga RT06/RW01, geram dan jengkel dengan ulah pemerintah Desanya, pasalnya lapangan sepak bola atau biasa digunakan masyarakat sekitar menjadi tempat olahraga telah dipakai oleh Desa Kaliombo jadi ajang tempat sampah.

Sehingga, dugaan kuat program tersebut dilakukan dengan asal-asalan dan tentu dalam hal ini masyarakat setempat yang sangat dirugikan.

Sudah beberapa bulan masyarakat sekitar mencium aroma yang tidak sedap dari bau busuk di lapangan yang dijadikan tempat pembuangan sampah dan bahkan aroma busuk itu memasuki rumah warga.

Menurut (D) warga sekitar, bahwa kejadian itu pernah disampaikan langsung ke Yudi Nofianto Kabid Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kabupaten Jepara di bulan Oktober 2024 yang lalu.

Lebih lanjut, kata (D), bahwa Yudi Nofianto melalui Carik Kaliombo menyanggupi sebagai tempat pembuangan sementara (TPS) nanti di akhir tahun 2024 akan diambil, Rabu (5/3/2025).

Selain itu, kata (D), masyarakat yang ikut program Jemput Sampah per 1 bulan sekali ditarik iuran Rp 10.000 untuk setiap rumah, namun hanya sebagian tapi tidak semua rumah di Desa kaliombo. Sedangkan jumlah KK (kartu keluarga) di Desa Kaliombo hampir 1.000, namun hanya sekitar 700 rumah saja yang ditarik iuran program Jemput Sampah.

Saat dikonfirmasi awak media, Fathulloh selaku Carik Desa Kaliombo tidak memberikan tanggapan hingga berita ini diunggah pada, Selasa (6/3/2025) dikutip dari Radar Nusantara.

Kemudian, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis LH) Kabupaten Jepara, Aris Setiawan ketika dihubungi awak media menyampaikan, “Tolong di foto kan kondisinya. Terimakasih masukannya, kami TL, ” ujarnya.***

Sumber: RN/Yusron.

Pos terkait