Global7.id – Jepara,
Tertulis di Baliho Cawabup yang sebelumnya memperkenalkan sebagai bakal calon Bupati Jepara, Syaiful Anam atau nama panggilan (Karewok) kembali memasang Baliho dengan tulisan “Siap Beramar Ma’ruf Nahi Munkar untuk Jepara”.
Tema tulisan baliho yang baru ini tidak jauh dari tema awal yang rame perbincangan lantaran dengan pencopotan Baliho sebelumnya yang di nilai provokatif di Jepara, (30/7/2024).
“Saya tak surut semangat untuk mengusung program pembersihan praktek karaoke plus plus, perjudian, narkoba, miras dan praktek korupsi,” tegas Syaiful Anam atau Karewok.
Jika tulisan “Jepara sedang tidak baik baik saja, Jangan biarkan Jepara jadi Sarang Karaoke ++, Narkoba, Miras dan Perjudian yang dianggap provokatif oleh Pemda Jepara.
“Bukankah data dan statement Pj Bupati selama ini bisa menjadi dasar kenapa kita mengusung tema ini,” jelas Karewok.
“Apapun alasan mereka kami hormati, saya mengucapkan terima kasih atas perhatiannya, maka kami mengubah tema kami dengan bahasa lebih Islami dan tetap dengan semangat yang sama, ” lanjut Karewok.
Menurut Karewok, kenapa misi kami kok menjadikan Pemda Jepara terganggu. Bukankah selama ini Pj Bupati berulang-ulang menyatakan bahwa Jepara darurat Narkoba dan Miras. “Ada apa ini?, ” tanya Karewok kepada awak media.
“Kita justru menanyakan kenapa ada Calon Bupati lain yang memasang Baliho di tempat milik Pemda Jepara justru di biarkan. Ini tidak adil dan Pemda cenderung tidak netral dalam menyikapi proses Pilkada di Jepara. Setiap calon memiiki hak yang sama, harusnya Pemda bersikap adil, ” ungkap Karewok.
“Di sekitar Welahan perbatasan Jepara Demak terpampang Baliho milik cawabup lain, yang mana itu milik Pemda. Ada apa ini?, ” Tanya Karewok.
“Baliho itu sudah terpasang lama dan tidak ada klarifikasi dari Pemda. Baliho kami baru pasang tidak lebih dari 24 jam sudah di copot. Alasan pertama tidak ijin, jelas kami sudah membayar dengan bukti yang sudah kita sampaikan”, tambahnya.
“Kami juga mengucapkan terima kasih banyak atas respon warga Jepara yang sangat antusias dalam menyikapi tema ini. Pencopotan Baliho yang kemaren terjadi menjadikan kuatnya tekad kami untuk mengusung tema ini dan persoalan penyakit sosial ini yang mendapat respon dan dukungan yang luar biasa, ”
“Banyak tokoh masyarakat, kaum agamawan dan para orang tua murid yang langsung menghubungi kita untuk melanjutkan program ini, jika kami terpilih di Pilkada 2024, ” lanjutnya.
Ada keresahan yang luar biasa dari para orang tua, dan tokoh masyarakat soal masa depan generasi kita jika praktek judi, miras dan narkoba merajalela dan bebas di Jepara.
Pencopotan Baliho dan tema yang Karewok angkat mendapat respon positif dari partai pemenang pemilu di Jepara. Salah satunya DPP partai PPP yang telah melakukan diskusi dan penjajakan untuk bekerja sama dengan tim Karewok sebagai bakal calon Bupati dan sudah ada kesepakatan.
“Kita tunggu saja hasilnya nanti, ” pungkas Karewok.
Sumber: Karewok Center.










