Global7.id – Jepara,
Alokasikan 40 Miliar untuk Infrastruktur Jalan di Jepara
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jepara Ary Bachtiar merinci, anggaran tersebut untuk pembangunan jalan sebesar Rp 6,92 miliar.
Namun, pada tahun 2025 ini, pemerintah Kabupaten Jepara mengalokasikan Rp 40 miliar untuk penyelenggaraan infrastruktur jalan.
Alokasi ini untuk 424 kilometer jalan kabupaten yang kondisinya masih membutuhkan pemeliharaan.
Selain itu, pemeliharaan berkala jalan sebesar Rp 4 miliar, pemeliharaan rutin jalan sebesar Rp 7,3 miliar, pelebaran jalan Rp 4,97 miliar, rehabilitasi jembatan Rp 4,5 miliar, dan pembangunan sistem drainase sebesar Rp 12,32 miliar.
”Dengan anggaran itu, target capaian kinerja kami adalah pembangunan jalan 1,7 kilometer, pemeliharaan berkala jalan 10 kilometer, pemeliharaan rutin 130 kilometer, pelebaran jalan menuju standar 10,2 kilometer, dan rehabilitasi jembatan ada dua unit, ” ujarnya, Selasa (25/2/2025).
Selain itu, ia juga menargetkan pembangunan sistem drainase sepanjang 7,39 kilometer.
Saat ini, panjang jalan Kabupaten Jepara adalah 854 kilometer dengan 363 ruas. Panjang jalan yang baik ada sekitar 429 kilometer. Adapun jalan yang kondisinya rusak ada 424 kilometer dengan 187 ruas.
Ia menambahkan, ”Jalan yang masih rusak ini kita upayakan bisa mendapatkan perbaikan, jika anggarannya kurang, akan kami ajukan di APBD perubahan, ” imbuh Ary.
Ia menambahkan, untuk anggaran pemeliharaan rutin atau klinik jalan sebesar Rp 7,3 miliar akan dioptimalkan untuk program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Jepara, yaitu 101 kilometer jalan mulus.
”Saat ini sudah berjalan 25 kilometer. Kami optimis nanti 100 hari kerja Bupati dan wakil bupati bisa terkejar target itu, ” ungkapnya.
DPUPR masih melakukan pengerjaan klinik jalan di lima titik ruas jalan, seperti di ruas Jalan Kardinah, ruas Jalan Guyangan – Lebak, ruas jalan Datar – Pancur, ruas Jalan Gotri – Banyuputih, dan titik jalan-jalan kota. Pengerjaan ini meliputi penambalan dengan lubang masif menggunakan aspal bakar dan penambalan lubang dengan aspal dingin.
”Kalau yang lubangnya tidak masif, kami pakai aspal dingin, ” Pungkasnya.***
Sumber: SM.










