Global7.id – Jepara,
Harga ikan yang melambung membuat Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ujungbatu di Kecamatan/Kabupaten Jepara sepi pembeli. Harga hasil laut naik 30-50 persen akibat hasil tangkapan yang sedikit karena gelombang tinggi.
Sunarsih, pedagang ikan di TPI Ujungbatu Jepara mengatakan, gelombang tinggi mengakibatkan ketersediaan berbagai jenis ikan sedikit.
“Adanya ya cuma ikan tongkol ambon, Kuniran, ikan golok, ikan grandong, dan cumi,” kata Sunarsih, Senin (5/2/2024).
Menurutnya, kenaikan harga produk laut ini berlangsung selama satu bulan terakhir. Lalu dia mencontohkan, harga cumi yang melejit dari Rp600 ribu menjadi Rp800 ribu-Rp900 ribu per ember. Setiap ember berisi 12-15 kilogram cumi.
Dengan kondisi ini, dia menjual cumi ukuran kecil Rp50 ribu per kilogram dan cumi ukuran besar seharga Rp80 ribu per kilogram.
“Mengalami kenaikan sekitar 30 persen. Awalnya, harga cumi satu ember dengan berat sekiranya 12-15 kilogram, Rp600 ribu- Rp650 ribu. Sekarang, Rp800 ribu-Rp900 ribu,” ucapnya.
Kenaikan harga ini membuat pembeli berkurang.
“Pembelinya agak sepi, akibat ada ombak, harga ikan naik,” ungkapnya.
Yani, pedagang lain di TPI Ujungbatu, mengatakan, kenaikan harga juga terjadi pada ikan jenis kakap. Saat ini, harga ikan kakap mencapai Rp50 ribu per kilo dari Rp35 ribu.
Untuk cumi, dia menjual Rp65 ribu- Rp75 ribu per kilo.
“Agak mahal, satu kilo kakap Rp35 ribu-Rp50 ribu, sebelumnya Rp25 ribu-Rp35 ribu per kilo. Untuk cumi, Rp65 ribu-Rp75 ribu per kilo, sebelumnya Rp45 ribu-Rp50 ribu per kilo. naiknya harga karena ombak,” kata Yuni.
Meski begitu, Yuni tetap berharap aktivitas jual beli produk laut di TPI Ujungbatu Jepara tetap lancar.***
Sumber: Tj.










