Prihatin Adanya Berita Sesama Media Mengatakan Berita Media Online AA Menyampaikan Berita Hoak

Global7 Jumat 17 Desember 2021,

Jepara Global7 – Sungguh ironis kalau pemahaman media wartahukum.com menyampaikan bahwa global7 memberitakan “Tidak ada sumbernya”, apalagi mengatakan pemberitaan media online AA (Global7) dikatakan berita Hoak?

Stelah ditelusuri bahwa pemberitaan yang disampaikan Global7 adalah benar ada nara sumbernya yang jelas dan bukan hoak.

 

Pada hari Jum’at 17 Desember 2021, “Dengan adanya tuduhan dari media online wartahukum.com yang menyampaikan bahwa berita yang terkait dan berhubungan dengan Gus Yatun dikatakan pemberitaan “hoak dan gemetaran atau ketakutan”, hal inj sangat perlu di klarifikasi dengan baik dan benar.

 

Sebuah media online dan jurnalistik dalam menyampaikan pemberitaan tentunya atas dasar adanya nara sumber yang akurat dan terpercaya. Kemudian pemberitaan selanjutnya yang menyampaikan “minta maaf” itu benar suatu tindakan terpuji, bukan karena menyampaikan pemberitaan hoak tapi menyampaikan “minta maaf” agar apa yang diterima netizen atau masyarakat Jepara tidak menimbulkan gesekan dan hal penyampaian ke publik merupakan bentuk penghormatan terhadap tokoh ulama yang sifatnya privasi.

 

 

Dengan menyadari karena menghormati privasi ulama maka secara terbuka pihak media online dari Jepara meminta maaf sesuai yang kemarin sudah disepakati bersama.

Bacaan Lainnya

 

 

Sangat disesalkan, tuduhan pemberitaan hoax dari media tersebut dapat menjatuhkan sesama media dan tanpa klarifikasi terlebih dahulu bahkan mengungkap hal hal yang menimbulkan penilaian kurang baik untuk media di Jepara.

 

 

Bukankah kode etik sudah sama-sama dipahami bahwa berita itu harus sesuai Nara sumber tanpa rekayasa, ungkap Ali Achwan saat dihubungi awak media Global7.

 

Di tegaskan Ali Achwan bahwa dirinya tidak merasa super power atau seperti yang dituduhkan karena sesuai apa yang didapatkan srcara profesional bukan mengaku-ngaku.

 

Adanya pemberitaan dari media lain yang kurang konkrit ini semoga bisa menjadi kendali yang bisa merubah kedepan yang lebih baik dalam porsi apapun. Sebagai media online yang dipercaya masyarakat juga sebagai jurnalistik harus benar bisa menghargai juga bisa saling menghormati serta berani berkomunikasi dengan baik agar berita yang disampaikan ke publik bisa memberikan peringatan dalam hal kemanfaatan media dan juga intropeksi diri, Pungkas Ali Achwan yang tetap menjaga eksistensi dan persatuan untuk kejayaan media di Jepara.***

 

 

Sumber: WH.com

 

Pos terkait