Klinik Kondang Sehat Beri Klarifikasi soal Pasien JKN Tak Bertemu Dokter, dr. Affa Sampaikan Permintaan Maaf

GLOBAL7 JEPARA — Klinik Kondang Sehat di Desa Wonorejo, Kabupaten Jepara, memberikan klarifikasi terkait keluhan seorang pasien yang sebelumnya mengaku tidak mendapatkan pemeriksaan dokter saat datang untuk berobat pada Sabtu, 13 September 2026.

Keluhan tersebut sebelumnya menjadi perhatian setelah seorang pasien berinisial R datang ke Klinik Kondang Sehat dalam kondisi mengalami pusing. Pasien tersebut telah didaftarkan oleh istrinya melalui aplikasi JKN untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Setibanya di klinik, R mengaku mendapat informasi dari petugas pendaftaran bahwa dokter sedang keluar untuk menjemput anak. Pasien kemudian disebut mendapat pilihan untuk diberikan obat atau kembali sekitar pukul 11.00 WIB.

Merasa belum mendapatkan kepastian pemeriksaan oleh dokter, R akhirnya memilih meninggalkan klinik dan mencari pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan lainnya.

Dokter Beri Penjelasan
Menanggapi keluhan tersebut, dr. Mustofa Mahmud Al Jufri atau yang biasa dr. Affa selaku dokter di Klinik Kondang Sehat membenarkan bahwa dirinya sempat meninggalkan klinik. Namun, ia menjelaskan bahwa kepergiannya tersebut terjadi karena kondisi tertentu yang mengharuskannya menjemput anak.

Menurut dr. Affa, saat itu dirinya berada bersama istrinya yang sedang menjalankan jadwal piket di klinik. Namun, kondisi kesehatan istrinya sedang kurang baik. Sementara itu, asisten rumah tangga (ART) yang biasanya membantu menjaga anak sedang pulang.

Dalam kondisi tersebut, dr. Affa kemudian keluar sementara untuk menjemput anaknya di wilayah Jepara Kota.

“Saat itu saya bersama istri yang sedang piket. Istri saya sedang sakit dan ART juga sedang pulang, sehingga saya menjemput anak ke Jepara Kota,” jelas dr. Affa.

Dr. Affa mengatakan dirinya kemudian kembali ke Klinik Kondang Sehat sekitar pukul 10.30 WIB. Namun, ketika tiba di klinik, pasien yang sebelumnya datang untuk mendapatkan pelayanan sudah meninggalkan lokasi.

“Saya kembali lagi ke klinik sekitar pukul setengah sebelas, tetapi pasien tersebut sudah pulang. Selang sekitar lima menit,” ungkapnya.

Soal Status Pelayanan di Aplikasi JKN

Dr. Affa juga memberikan penjelasan mengenai status pelayanan pada aplikasi JKN. Menurutnya, pengaturan buka dan tutup layanan pada sistem tersebut berada pada sistem yang dikelola BPJS, sehingga pihak klinik tidak dapat secara langsung menutup layanan melalui aplikasi tersebut.

“Kalau terkait aplikasi JKN, saya tidak bisa menutup karena itu langsung dari BPJS Pusat yang mengatur. Jadi, setiap klinik, JKN-nya yang membuka atau menutup itu langsung dari pihak BPJS Pusat,” jelasnya.

Dr. Affa Sampaikan Permintaan Maaf

Bacaan Lainnya

Atas ketidaknyamanan yang dialami pasien, Dr. Affa menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

“Saya dari hati yang paling dalam mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada pasien. Semoga dengan adanya peristiwa ini bisa menjadi pelajaran bagi kami semua untuk memperbaiki pelayanan di klinik kami,” ujarnya.

Ia mengakui bahwa situasi tersebut dapat menimbulkan kekecewaan bagi pasien, terlebih ketika pasien datang dalam kondisi membutuhkan pelayanan kesehatan.

Dr. Affa berharap persoalan tersebut tidak berkembang menjadi kesalahpahaman dan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pihak Klinik Kondang Sehat untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ditempat yang sama dr. Husna selaku pemilik klinik juga menyampaikan maaf atas kejadian tersebut. Ia juga mendatangi rumah pasien inisial R umtuk meminta maaf atas kejadian itu, Husna juga akan menyampaikan akan memperbaiki kinerja semua dokter dan tenaga kerja yg ada di kliniknya. Umgkapnya

Disisi lain, pasien R sudah memaafkan pihak klinik dengan catatan tidak mengulangi hal yang serupa, selain itu apabila membuka prakrek agar selalu ada dokter yg stay di tempat agar ketika ada pasien datang dapat langsung ditangani. Ungkap R

Dengan adanya kejadian ini semoga klinik tersebut berbenah diri untuk lebih baik dalam pelayanan, dan silaturahimpun disambut dengan baik dengan dutuup bersalaman kedua pihak.

 

GLOBAL7/SGX

Pos terkait