Global7.id – Jepara, Tren merokok dengan tembakau linting sendiri atau yang dikenal dengan istilah “tingwe” semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia. Selain dinilai lebih ekonomis, banyak penikmat rokok memilih tingwe karena cita rasa yang lebih alami dan bisa disesuaikan dengan selera masing-masing.
Salah satunya ada Pabrik Rokok Indo Jaya Tobacco atau Indobacco yang ada di jepara. Indobacco adalah sebuah perusahaan atau pabrik yang memproduksi tembakau iris beraroma.

Dengan terus berinovasi dari varian yang ada saat ini yang berjumlah lebih dari 120 varian aroma serta didukung oleh sistem manajemen yang semakin baik, Indobacco telah menjadikan dirinya sebagai tolok ukur (benchmark) produk tembakau iris beraroma di Indonesia.
Produk-produk Indobacco telah tersebar melalui jaringan distribusinya ke hampir seluruh wilayah Indonesia dan menjadi incaran para penikmat tembakau iris. Pabrik ini telah menghasilkan produk-produk unggulan dengan merek “Jayana”, “Indobacco”, “Superior”, “Squatte”, serta produk pelengkap lainnya berupa cengkeh “Pusoko Keraton”.
Produk-produk ini banyak diminati baik oleh pemula maupun penikmat lama karena kemudahan dalam pelintingan serta aroma khas yang ditawarkan.
Tak hanya dari segi merek, varian aroma juga menjadi daya tarik utama. Beberapa varian populer seperti Squadte, Sugest, dan Mars Brow menjadi pilihan favorit karena memberikan sensasi rasa yang unik dan lebih nikmat saat dihisap. Perpaduan aroma yang khas ini membuat pengalaman merokok tingwe semakin berbeda dibanding rokok pabrikan.
Indobacco berdiri sejak tahun 2003 yang didirikan oleh H.Zamzami yang berawal dari usaha kecil rumahan, dengan jatuh bangunnya ekonomi pasar menjadikannya menjadi lebih kuat dan inovatif untuk menembus pasar global.
Dengan semakin berkembangnya tren ini, pasar tembakau linting di Indonesia diprediksi akan terus tumbuh. Inovasi dari produsen serta kekayaan tembakau lokal menjadi faktor utama yang mendorong tingwe tetap eksis dan digemari berbagai kalangan.
G7/TY










