Innalillahi.. Pemotor Asal Bucu Meninggal Dunia Usai Tabrakan dengan Truk Dump di Jalan Kembang-Kelet, Ini Kata Polisi

Lokasi tabrakan maut di Jalan Kembang-Kelet Jepara antara Honda Beat dan truk dump
Lokasi tabrakan maut antara sepeda motor Honda Beat dan truk dump di Jalan Raya Kembang-Kelet, tepatnya wilayah Desa Jenggotan, Kecamatan Kembang, Jepara, Minggu 15 Maret 2026. Pemotor asal Desa Bucu meninggal dunia dalam perjalanan ke puskesmas.

Global7.id – Jepara, 

Tabrakan maut terjadi di ruas Jalan Raya Kembang-Kelet, tepatnya di depan rumah Bapak Didin, wilayah Desa Jenggotan RT 01 RW 02, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, Minggu, 15 Maret 2026 sekitar pukul 10.30 WIB.

Kecelakaan ini melibatkan sepeda motor Honda Beat dan truk dump Mitsubishi, mengakibatkan seorang pemotor asal Desa Bucu meninggal dunia dalam perjalanan ke puskesmas.

 

Informasi awal mengenai kecelakaan ini disampaikan oleh Kanit Gakkum Polres Jepara, Ipda Ahmad Riyanto. Dari keterangan yang dihimpun, peristiwa nahas tersebut melibatkan sepeda motor Honda Beat nomor polisi K 3492 AYC yang dikendarai oleh Andik Ananta, warga Desa Bucu RT 01 RW 04, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara. Sementara kendaraan lawan yang terlibat ialah Mitsubishi Truk Dump nomor polisi K-9310-AC yang dikemudikan oleh Nur Salim, warga Dukuh Bendosari RT 05 RW 01, Desa Sekuro, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara.

 

Menurut penjelasan Ipda Ahmad Riyanto, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Beat yang dikendarai korban melaju dari arah timur menuju barat di Jalan Raya Kembang-Kelet dengan kecepatan sedang. Sesampainya di lokasi kejadian, pengendara motor diduga berupaya mendahului kendaraan lain yang belum diketahui identitasnya dan melaju searah di depannya. Saat melakukan manuver mendahului melalui lajur kanan, dalam waktu yang hampir bersamaan dari arah berlawanan melaju truk dump Mitsubishi.

 

Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, pengendara sepeda motor diduga tidak mampu menguasai laju kendaraannya. Akibatnya, tabrakan pun tidak dapat dihindari. Benturan terjadi di lajur kanan jika dilihat dari arah timur menuju barat. Kecelakaan tersebut mengakibatkan korban mengalami luka serius hingga akhirnya meninggal dunia saat dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis.

 

“Korban meninggal dunia dalam perjalanan ke puskesmas,” ujar Ipda Ahmad Riyanto, Kanit Gakkum Polres Jepara, dalam informasi awal yang diterima terkait kecelakaan tersebut.

 

Selain menimbulkan korban jiwa, insiden ini juga menyebabkan total tiga orang korban dalam kejadian tersebut. Sementara untuk kerugian materiil, polisi memperkirakan nilainya mencapai sekitar Rp3.000.000. Hingga saat ini, petugas masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait kondisi seluruh korban serta rangkaian lengkap penyebab kecelakaan.

 

Baca Juga: Perjalanan Berujung Petaka, Dua Warga Jepara Luka Berat dalam Kecelakaan di Tol Gempol–Pasuruan

Bacaan Lainnya

 

Peristiwa itu sempat mengundang perhatian warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas. Sejumlah warga disebut berupaya memberikan pertolongan sesaat setelah tabrakan terjadi. Arus lalu lintas di sekitar lokasi juga sempat terganggu karena posisi kendaraan berada di badan jalan. Petugas kepolisian yang datang ke lokasi kemudian melakukan penanganan awal, mengevakuasi korban, mengamankan kendaraan yang terlibat, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.

 

Ipda Ahmad Riyanto menjelaskan bahwa penanganan kecelakaan lalu lintas seperti ini tidak hanya berfokus pada evakuasi korban, tetapi juga pada upaya penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kejadian. Polisi masih mendalami seluruh faktor yang memicu tabrakan, termasuk posisi kendaraan, arah laju, hingga kemungkinan adanya kendaraan lain yang didahului sebelum kecelakaan terjadi.

 

Kecelakaan maut di Jalan Kembang-Kelet ini kembali menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan agar tidak sembarangan saat hendak mendahului kendaraan lain, terutama di ruas jalan dua arah. Pengendara harus benar-benar memperhitungkan jarak aman, kecepatan kendaraan dari arah berlawanan, serta kondisi jalan sebelum mengambil keputusan mendahului.

 

Musibah ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar. Warga pun diimbau untuk selalu berhati-hati saat berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan di jalan.

 

G7/UCP

Pos terkait