Perjalanan Berujung Petaka, Dua Warga Jepara Luka Berat dalam Kecelakaan di Tol Gempol–Pasuruan

Kecelakaan Tol Gempol Pasuruan melibatkan pikap asal Jepara dan dump truk di KM 808 jalur B
Kondisi pikap asal Jepara usai mengalami kecelakaan dengan dump truk di Tol Gempol–Pasuruan KM 808 jalur B, Jumat 13 Maret 2026 sore.

Global7.id – Pasuruan, 

Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Tol Gempol–Pasuruan, tepatnya di KM 808 jalur B, Jumat, 13 Maret 2026 sore. Insiden ini melibatkan sebuah mobil pikap dan dump truk, serta mengakibatkan dua warga Jepara, Jawa Tengah, mengalami luka berat.

 

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB saat kondisi arus kendaraan di lokasi dilaporkan lancar, meski cuaca sedang gerimis. Kendaraan yang terlibat adalah pikap Traga bernomor polisi K 9443 CT yang dikemudikan Adham Muhlisin (39), warga Mlongo, Jepara, dengan seorang penumpang bernama Budi (25), warga Serobyong, Jepara.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pikap tersebut menabrak bagian belakang dump truk bernopol D 9675 YC yang berada di depannya. Benturan keras membuat bagian depan kendaraan pikap mengalami kerusakan cukup parah.

 

Akibat kecelakaan itu, sang pengemudi mengalami luka robek di pelipis kanan, sementara penumpangnya mengalami patah kaki kanan. Keduanya langsung mendapat penanganan setelah insiden terjadi.

 

Panit Jatim III Sat PJR Ditlantas Polda Jatim, Ipda Ridho Pramana, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Ia menyebut dua korban mengalami luka berat di lokasi kejadian.

“Dua korban mengalami luka berat saat di lokasi,” ujarnya.

 

Dari hasil penanganan awal, kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi pikap kurang konsentrasi dan tidak menjaga jarak aman dengan kendaraan yang melaju di depannya. Kondisi itu membuat tabrakan tidak dapat dihindari saat kendaraan melintas di jalur lambat.

 

Baca Juga: Innalillahi… Kecelakaan Truk Tronton di Demak, Pemotor Tewas Usai Terjatuh Saat Menyalip

Bacaan Lainnya

 

Menurut Ridho, sebelum kecelakaan terjadi, kendaraan pikap melaju dari arah Probolinggo menuju Jepara melalui lajur lambat dengan kecepatan sedang. Namun saat tiba di titik kejadian, pengemudi diduga tidak cukup sigap mengantisipasi kendaraan di depan.

 

“Diduga pengemudi kurang konsentrasi dan tidak menjaga jarak aman, sehingga menabrak dump truk yang berada di depannya,” jelasnya.

 

Setelah benturan terjadi, posisi akhir kendaraan pikap berada di lajur lambat menghadap ke arah barat. Petugas kemudian melakukan penanganan di lokasi untuk mengamankan arus lalu lintas dan mengevakuasi kendaraan yang terlibat.

 

“Posisi akhir kendaraan pickup berada di lajur lambat menghadap ke arah barat,” tambah Ridho.

 

Barang bukti berupa kendaraan yang terlibat kecelakaan selanjutnya diamankan ke Pos PJR GT Rembang. Sementara proses penyelidikan dan penanganan lebih lanjut dilimpahkan ke Unit Laka Polres Pasuruan Kota.

 

Selain menyebabkan dua korban luka berat, kecelakaan ini juga menimbulkan kerugian material sekitar Rp30 juta. Adapun kerusakan pada sarana jalan tol masih dalam proses pendataan dan perhitungan oleh pihak terkait.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan tol untuk selalu menjaga fokus berkendara, terutama saat cuaca kurang bersahabat seperti gerimis, serta memastikan jarak aman dengan kendaraan lain tetap terjaga. Kelalaian kecil di jalan bebas hambatan bisa berujung pada kecelakaan serius dengan dampak besar bagi pengemudi maupun penumpang.

 

G7/UCP

 

Pos terkait