Global7.id – Jepara,
Super Flu H3N2 Jepara hingga kini memang belum ditemukan kasusnya, namun kewaspadaan sudah ditingkatkan. RSUD RA Kartini Jepara menyiapkan ruang isolasi dan melakukan skrining ketat sebagai langkah antisipasi penyebaran virus influenza tipe A subvarian H3N2 ini.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan RI merilis temuan virus influenza tipe A subvarian H3N2 atau yang dikenal sebagai Super Flu di sejumlah provinsi, termasuk Jawa Tengah. Namun, Jepara masih nihil kasus.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Hadi Sarwoko, menegaskan hingga saat ini belum ada laporan masuk terkait Super Flu.
“Sampai saat ini belum ada laporan masuk,” tegasnya.
RSUD RA Kartini Sudah Siapkan Ruang Isolasi
Wakil Direktur Pelayanan RSUD RA Kartini Jepara, dr Teguh Wibowo, memastikan pihak rumah sakit sudah meningkatkan kewaspadaan, baik di pelayanan rawat jalan maupun IGD.
“Kami menyiapkan skrining ketat dan ruang rawat inap isolasi di Lavender 1 apabila ada pasien yang terindikasi Super Flu,” jelasnya.
Pencegahan: Masker, Cuci Tangan, & Imunisasi
Teguh menegaskan pencegahan paling efektif adalah disiplin perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
Masyarakat diimbau:
- memakai masker bila sakit atau berada di keramaian
- rutin mencuci tangan
- menjaga jarak dari orang yang sakit
- istirahat cukup
- konsumsi makanan bergizi
- imunisasi influenza terutama untuk anak dan kelompok rentan
- Tidak Perlu Panik, Tapi Tetap Waspada
Meski disebut lebih agresif dibanding flu biasa, Teguh menegaskan Super Flu tidak seganas Covid-19. Namun, kelompok rentan seperti lansia dan orang dengan imunitas rendah harus ekstra hati-hati karena berpotensi membutuhkan perawatan intensif.
“Yang harus hati-hati adalah lansia dan imunokompromais karena bisa menjadi komorbid yang membutuhkan tatalaksana rawat inap,” pungkasnya.
Jepara memang masih aman, namun kewaspadaan tetap menjadi kunci. Pemerintah daerah dan rumah sakit sudah bersiap, tinggal disiplin masyarakat yang menentukan.
G7/MTR










