Global7.id – Jepara,
Perdebatan mengenai efektivitas bantuan langsung tunai (BLT) dan program bantuan sosial lain kembali mencuat di tengah masyarakat. Sejumlah kalangan menilai kebijakan yang terlalu bertumpu pada survei kepuasan publik berisiko menimbulkan ketergantungan, sementara dampak sosial ekonominya perlu dievaluasi secara lebih mendalam.
Salah satu yang mengemukakan pandangan kritis adalah Pak Purnomo, praktisi sekaligus tokoh senior jurnalis di Jepara, Mengungkapkan Pandangannya ke awak media Global7, Sabtu 29/11/25. Ia menilai bahwa kebijakan berbasis populisme kerap fokus pada popularitas jangka pendek ketimbang perbaikan sistemik.
Menurut Pak Purnomo, bantuan sosial memang penting sebagai instrumen perlindungan untuk warga yang benar-benar membutuhkan, namun implementasinya harus disertai mekanisme pembinaan dan penguatan ekonomi produktif.
“Bantuan itu harus memanusiakan masyarakat, bukan membuat ketergantungan. Pemerintah wajib menjaga keseimbangan antara kebijakan populis dan kebijakan yang mendorong kemandirian ekonomi,” ujar Purnomo.
Ia juga menilai bahwa pemerintah perlu lebih terbuka dalam mengevaluasi efek samping kebijakan yang sudah berjalan, termasuk potensi distorsi sosial, dinamika politik, hingga persepsi publik yang menganggap bansos sebagai alat mempertahankan dukungan.
Di tengah dinamika tersebut, Pak Purnomo mengajak masyarakat tetap obyektif dalam menilai kebijakan pemerintah dan tidak terjebak pada narasi emosional. Ia menegaskan bahwa kritik yang konstruktif diperlukan agar tata kelola bantuan sosial semakin tepat sasaran.
“Tantangan terbesar bukan pada pemberian bantuannya, tetapi pada bagaimana kebijakan itu membangun karakter bangsa. Bansos harus menjadi jembatan menuju kesejahteraan, bukan tujuan akhir,” tambahnya.
Diskusi publik terkait efektivitas BLT dan program bansos lainnya diprediksi masih akan berlanjut, terutama menjelang tahun politik dan perubahan arah kebijakan pemerintah pusat. Penguatan sistem data, transparansi, dan evaluasi berkala disebut menjadi kunci agar bantuan dapat memberi dampak yang benar-benar signifikan bagi masyarakat.
G7/UCP










