Global7.id – Solo,
Kabupaten Solo Jawa Tengah tidak menggelar kirab Malam 1 Suro pada malam hari nanti. Kali ini merupakan kali kedua kirab malam 1 Suro tidak digelar karena pandemi virus Corona atau COVID-19.
Meski demikian, Wakil Pengageng Sasana Wilapa Kraton kasunanan Karto Suro , KPH Dani Nur Adiningrat, mengatakan akan tetap menggelar upacara tradisi tapi hanya secara internal.
“Untuk kirab Pusaka ditiadakan. Tetapi upacara-upacara tradisi tetap dilaksanakan secara internal. Terbatas hanya abdidalem (abdi keraton) dan sentanadalem (kerabat keraton) yang bertugas saja,” Senin (9/8/2021).
Dani mengatakan upacara tradisi tersebut antara lain yakni wilujengan memperingati pergantian tahun Jawa. Acara tersebut, lanjut Dani, hanya akan dilakukan di dalam keraton.
“Jadi tidak ada keliling, hanya di dalam keraton. Kami menyesuaikan protokol kesehatan,” ujar dia.
Sementara itu, Humas Puro Mangku Negaran Joko Pramudyo mengatakan hal yang sama. Meski tidak menggelar kirab, upacara tradisi 1 Suro tetap harus dilaksanakan tapi dengan penyesuaian terkait PPKM.
“Beberapa kegiatan memperingati Suro seperti jamasan pusaka dan wilujengan masih diadakan secara internal dengan menerapkan prokes,” kata Joko kepada wartawan.
Selain karena PPKM, Joko juga menyebut ada alasan lain kirab tidak digelar, yakni PuroMangkunegaran sedang melakukan pemugaran bangunan. Penataan antara lain dilakukan di Prangwedangan, Ndalem Ageng, pringgitan dan gedung Rekso Pustoko.
“Beberapa titik di Mangkunegaran masih direnovasi oleh Kementerian PUPR. Agar tidak mengganggu proses renovasi, maka kirab tidak diadakan sementara,” tutupnya.
Kirab Pusaka Keraton dan Mangkunegaran Solo Malam 1 Suro Tak Digelar, Kenapa?










