Global7.id – Jepara,
Lubang di Jembatan Kali Tempur di Desa Sinanggul, Kecamatan Mlonggo Jepara semakin lebar, membahayakan pengguna jalan. Ukuran lubang saat ini sudah mencapai 1,5 meter x 2,5 meter.
Untuk menghindari kemungkinan buruk bagi pengguna jalan, warga menandai lubang di jembatan tersebut dengan bambu, ranting pohon dan dedaunan agar pengendara tetap waspada, Senin (27/1/2025).
Rofiq, warga setempat kepada media ini mengatakan, “Jembatan penghubung antara Dukuh Sidang RT 37 RW 07 dengan Dukuh Sinanggul RT 06 RW 03, dengan panjang 12 m dan lebar sekitar 5 m tersebut, pada tahun 2022 sempat ditinjau Penjabat Bupati Jepara, Edy Supriyanta bersama Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara, Arwin Noor Isdiyanto,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, “Dinas PUPR pernah mengantisipasi agar lubang pada jembatan tidak semakin lebar dengan memasang plat baja kerangka besi cor, sepanjang 2,2m dan lebar 1,1m, namun saat ini, kondisi lubang semakin menganga lebar dan bisa membahayakan pengguna jalan,” imbuhnya.
Warga berharap, lanjut Rofiq, Pemda Jepara segera turun tangan untuk melakukan perbaikan atau membangun ulang.
“Jangan sampai lubang yang semakin melebar karena dapat membahayakan pengguna jalan,” kata Rofiq.
Diketahui, Petinggi Desa Sinanggul Ahmad Sholeh, sudah melaporkan kejadian, itu ke Pj. Bupati, Kepala Dinas PUPR, bahkan kepada anggota DPRD Jepara.
Ahmad, tokoh masyarakat setempat, kepada media ini menjelaskan, “Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara, harusnya bertanggung jawab untuk mengawasi dan mengontrol kegiatan Pemerintah Kabupaten, termasuk dalam hal ini adalah perawatan dan perbaikan jembatan yang rusak yang bisa membahayakan masyarakat pengguna jalan,” jelasnya.
“Jika Pemerintah Kabupaten atau pihak lain yang terkait tidak melakukan tindakan perbaikan jembatan yang rusak, maka mereka dapat dianggap bertanggung jawab pidana atas kejadian yang terjadi,” pungkasnya.***
Sumber: G7/AM.
(Redaksi)










