Berharap Uluran Tangan, Najwa asal Jambu Jepara Mengalami Masalah Pencernaan BAB

Global7.id – Jepara, 

Kepedulian terhadap sesama tanpa memandang suku, agama, ras, dan golongan merupakan pengamalan nilai kemanusiaan yang tercantum dalam sila ke-2.
Pancasila: Kemanusiaan yang adil dan beradab.

Hal kepedulian ini pernah dilakukan oleh Pj Bupati Jepara, Edy Supriyatna kepada Najwa Putri Agustin (9) putri dari pasangan Porwadi dan Yeni Sandra Sari warga RT29/06, Desa Jambu, kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara yang mengalami masalah pada pencernaannya yang sempit jika mau buang air besar (BAB).

Bantuan yang diberikan oleh Pj Bupati Jepara Edy Supriyatna di bulan September 2022 silam berupa kursi roda dan sembako serta bantuan dari dana dari PMI dan Basarnas Jepara.

Namun hingga sekarang, Najwa ketergantungan pada pemakaian Microlax, karena sejak usia 2 bulan hingga sekarang proses buang air kecil juga bermasalah (kesakitan).

Diketahui, Microlax gel merupakan obat pencahar untuk sulit buang air besar dalam bentuk gel yang tidak lengket dan tidak berwarna. Obat ini bekerja dengan menurunkan tegangan permukaan feses dan secara bersamaan menyerap air ke dalam usus besar, sehingga feses menjadi lembek.

Saat dikonfirmasi awak media, Porwadi sebagai ayah Najwa mengemukakan, “Keinginan Saya supaya anak Saya bisa buang air besar dengan lancar tanpa bantuan Microlax, karena anak Saya semakin tambah umur melihat Microlax sudah trauma, dan pipisnya bisa lancar dan normal, ” ujarnya, Jum’at (18/10/2024).

Sebagai orang tua, Porwadi yang bekerja sebagai jasa semprot finishing mebel furniture dari gudang yang satu ke gudang yang lain merasa sangat keberatan untuk bisa membeli Microlax dan Pampers setiap saat. Pasalnya, ketergantungan pada obat Microlax dan Pampers itu sangat dibutuhkan setiap saat.

Ia menambahkan, “Harapan Saya bisa tumbuh dan bisa berjalan seperti anak-anak yang lainnya. Karena kondisi anak Saya saat ini belum bisa berjalan, karena kakinya kecil dan lemas, ” imbuhnya.

Lanjutnya, “Oya, dulu sampai sekarang keluar masuk rumah sakit Kartini Jepara, sudah pernah mendapat rujukan di suruh ke rumah sakit Kariadi Semarang, karna kendala masalah dana sampai sekarang belum bisa terwujud, harapan saya semoga anak saya bisa mendapatkan bantuan Amiin, ” pungkasnya.***
Sumber: G7.

Pos terkait