Terjadi Lagi, Gegara Temperatur Tinggi, Oven Kayu di Kedung Leper Jepara Ludes Dilahap Api

Foto, lokasi kebakaran di Desa Kedung Leper, Kecamatan Bangsri, Jepara.

Global7.id – Jepara,

Telah terjadi kebakaran sekitar pukul 06:35 WIB di tempat oven kayu milik Bapak Hasan Basri yang merupakan warga Desa Kedung Leper, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, Selasa (1/10/2024).

Kebakaran ini disebabkan oleh suhu temperatur yang terlalu tinggi, sehingga menyebabkan tempat oven kayu yang terbakar dan tidak terkendali membakar area seluas 3×4 meter persegi.

Hasan Basri (64) yang saat kejadian dalam kondisi sehat, segera meminta pertolongan. Warga sekitar dengan cepat menghubungi pemadam kebakaran, yang segera tiba di lokasi pukul 06.50 WIB dengan mengerahkan satu unit pemadam dari Pos Bangsri. Proses pemadaman selesai sekitar pukul 07:40 WIB, dibantu oleh lima anggota pemadam kebakaran serta masyarakat sekitar.

Untuk anggota yang terlibat dalam pemadaman:
1. Deni
2. Zufar
3. Antok
4. Fadli
5. Masyarakat sekitar

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Taksiran kerugian material mencapai Rp 10.000.000. Dugaan awal penyebab kebakaran adalah tingginya temperatur yang memicu percikan api hingga membakar tumpukan kayu di lokasi tersebut.

Pemadam kebakaran bersama warga berhasil mengendalikan api sebelum menyebar lebih luas.

Sementara itu, Kepala bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Jepara, Surono menjelaskan, “Penyebab kebakaran itu rata-rata karena kelalaian, jadi kami menghimbau kepada warga Jepara, periksa secara rutin sambungan kabel dan panel listrik, ” ujarnya, Selasa (1/10/2024).

Diketahui, untuk Oven kayu (pemanas listrik) digunakan untuk mengurangi kadar air yang terdapat didalam kayu, supaya kayu yang nantinya akan dibuat furniture atau kerajinan tangan tidak mengalami penyusutan atau berjamur. Untuk suhu pengovenan biasanya antara 60 C sampai dengan 80 C. dan lama pengovenan biasanya tergantung dari jenis kayu, kadar air dan ukuran kayunya.

Ia menambahkan, “Untuk oven kayu pastikan suhu terjaga jangan sampai melampaui batas dan jangan lupa sediakan safety kebakaran Apar dan lainnya. Dan untuk warga Jepara harus berhati-hati jika bakar sampah, tunggu sampai benar-benar api padam, ” pungkasnya.***
Sumber: G7.
Wartawan: AR.

Pos terkait