Global7.id – Jepara,
Geger, kabar dari masyarakat bahwa ditemukan mayat wanita di dalam kos yang issue-nya bermacam-macam, ada yang menduga hamil 6 bulan dan bunuh diri, Kabar itu pun ramai dibahas di media sosial dengan beragam asumsi dan opini, terlebih korban dalam kondisi hamil. Kemudian pihak kepolisian menelusuri penyebab kematian Riski (20). Perempuan warga Dukuh Gunungrejo, Kelurahan Puncel, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati itu ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Desa Sengonbugel, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, pada Minggu, (25/7/2021) sekira pukul 19.00. Wib.
Kasatreskrim Polres Jepara AKP M. Fachrur Rozi mengatakan, pihaknya masih olah tempat kejadian perkara dan mencari saksi untuk mengetahui penyebab kematian korban.
<!– Composite Start –>
<div id=”M735619ScriptRootC1175426″>
</div>
<script src=”https://jsc.mgid.com/g/l/global7.id.1175426.js” async>
</script>
<!– Composite End –>
“(Kami) mengikutsertakan dokter puskesmas untuk melaksanakan visum di luar TKP,” katanya.
Saat ini, lanjut dia, pihaknya mengevakuasi korban ke RSUD RA Kartini. Lalu menghubungi keluarga korban atas kejadian ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media dari penjaga kos, Supriyono, kejadian itu pertama kali diketahui sepupu korban. Awalnya keluarga korban di Pati tidak mengetahui kabar korban. Selain itu juga korban tidak bisa dihubungi.
Kemudian keluarga korban meminta sepupu korban yang tinggal di dekat kos korban untuk mendatangi kos Riski.
Saat sepupu korban tiba di kos tersebut, dia kaget melihat kondisi korban sudah tidak bernyawa dan bersimbah darah.
AKP Rozi menerangkan, korban sebelumnya bekerja di salah satu pabrik dekat kosnya. Namun, sudah sebulan terakhir ia tak bekerja lagi lantaran hamil. Kehamilannya merupakan di luar nikah. “Belum menikah. Hamil di luar nikah,” sebut Rozi.
Tak hanya bersimbah darah, saat ditemukan, kondisi korban juga sudah telanjang setengah badan. Baju bagian bawah sudah dilucuti.
Pada malam tadi, jenazah langsung dibawa ke RSUD RA Kartini untuk diperiksa lebih lanjut. Sekitar pukul 02.00 WIB, jenazah sudah dibawa pulang ke Dukuhseti.










