Global7.id – Jepara,
Karang Taruna merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang dibentuk oleh masyarakat sebagai wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan diri, tumbuh, dan berkembang. Karang Taruna berorientasi pada tercapainya kesejahteraan sosial masyarakat, terutama di wilayah desa/kelurahan.
Salah satunya, agenda tahunan Karang Taruna kabupaten Jepara untuk wilayah kecamatan Mlonggo ini digelar di Sekretariat Karang Taruna, Desa Suwawal, kecamatan Pakisaji, Jepara pada pukul 19.30Wib, Jum’at (2/8/2024).
Acara temu konsultasi dengan anggota Karang Taruna Desa se-kecamatan Mlonggo bertemakan “Peluang dan Tantangan Era Baru Digitalisasi untuk Pemuda”.
Telah hadir ketua Karang Taruna Kabupaten Jepara Edy Arianto, ketua Karang Taruna Desa Suwawal dan ketua Karang Taruna Desa Sinanggul.
Mengenali era digital yang merupakan satu era atau zaman yang di dalamnya sudah memiliki kondisi perkembangan begitu maju hingga semua kegiatan penting bisa dilakukan secara digital dan perkembangan era digital itu semakin lama semakin berjalan begitu cepat hingga tak bisa dihentikan oleh manusia.
Fahmi Riza Agustya selaku tenaga ahli khusus Programmer di Diskominfo Kabupaten Jepara sebagai narasumber menjelaskan tentang peluang dan tantangan era baru digitalisasi,
“Teknologi dan Digitalisasi bagai pisau bermata 2, satu sisi memberi dampak positif dan satu sisi membawa dampak negatif, ” ujar Fahmi lulusan Unisnu Fakultas Saintek jurusan Teknik Informatika.
Ia menambahkan, “Dampak positifnya adalah banyaknya platform digital yang bisa digunakan sebagai wadah pemuda untuk mengekspresikan diri dan berkreasi. Misalnya YouTube, Facebook, Instagram, dan tiktok, disana para pemuda bisa berkreasi menjadi kontent kreator dan menghasilkan uang, ” imbuhnya, Jum’at (2/8).
Menurutnya, sudah tidak zamannya pemuda membawa lamaran mencari kerja, saatnya pemuda bisa menciptakan pekerjaannya sendiri. Tapi jangan lengah karena dibalik kemudahan yang diberikan, kemajuan teknologi digital juga bisa membawa dampak kehancuran.
Kata dia, contohnya judi online yang merebak, berita hoaks, kecanduan gadget sampai dengan pencurian data privasi. Untuk itu perlu adanya literasi Digital, jangan sampai kita menjadi korban.
Dalam perbincangan di acara temu konsultasi dengan anggota Karang Taruna Desa se-kecamatan Mlonggo ini, Fahmi berharap, “Menjadikan Desa se-kabupaten Jepara menjadi Desa Digital dan menjadikan kabupaten Jepara menjadi maju, ” pungkasnya.***
Sumber: G7.










