Global7.id – Jepara,
Harga bawang meroket di Kabupaten Jepara dibandingkan harga standar. Hal ini dipicu akibat pasokan bawang merah dari petani yang gagal panen. Sebagian pedagang bawang di Kabupaten Jepara mengambil pasokan bawang merah dari Kabupaten Demak.
Akibat gagal panen di sejumlah petani menyebabkan pasokan bawang mengalami keterbatasan stok. Keadaan ini membuat harga bawang melonjak tinggi dalam beberapa pekan terakhir.
Seperti di Pasar Mayong Kabupaten Jepara, harga bawang merah berkisar antara Rp 50 ribu sampai 55 ribu rupiah. Tingginya harga bawang ini membuat pedagang merasakan penurunan jumlah pembeli.
Salah satu pedagang bawang di Pasar Mayong, Asiyah (60) mengaku harga bawang saat ini masih terbilang tinggi.
“Harga masih tinggi, pembeli agak sepi beberapa hari terakhir,” kata pedagang asal Welahan Jepara itu.
Menurutnya, tingginya harga bawang ini akibat banyak petani bawang yang gagal panen akibat musim hujan.
Ia menambahkan, “Saya ambil stok dari Welahan, stoknya memang terbatas karena banyak yang gagal panen,” tambahnya.
Asiyah menjual bawang merah ukuran kecil dengan harga Rp 40 ribu per kilogram. Sedangkan bawang ukuran besar Rp 50 ribu perkilogram.
Pedagang bawang lainnya di Pasar Mayong, Madun mengungkapkan harga bawang masih di angka Rp 55 ribu perkilogram. Harga itu merupakan harga bawang merah perkilogram untuk ukuran besar.
“Satu kilogram Rp 55 kilogram,” ujarnya.
Menurut Madun, harga bawang sudah menurun sejak empat hari terakhir. Ia merasakan harga bawang sedang tinggi-tingginya saat di angka Rp 60 ribu perkilogram.
“Ini sudah mulai turun, sejak bakda kupat kemarin mulai turun,” terangnya.
Terpisah, Markum, Petani Bawang asal Desa Pasir, Demak mengungkapkan bahwa memang banyak petani yang merasakan gagal panen.
“Bahkan tidak merasakan panen saat harga bawang sedang tinggi-tingginya, karena gagal panen,” ungkap Markum.
Markum menambahkan, hampir 70 sampai 80 persen petani di Desa Pasir mengalami gagal panen akibat sawah yang terendam air di musim hujan.
“Sawah kelem, dalam dua hari saja bawang sudah busuk, ini yang menjadikan petani gagal panen,” pungkasnya.***
Sumber: SM.










