Global7.id – Jepara,
Menjelang Ramadhan, beberapa kebutuhan bahan pokok mengalami kenaikan harga, terutama harga telur di wilayah kabupaten Jepara, Rabu, (6/3/2024).
Pedagang Pasar Jepara dua, Nikmahtul Khotimah mengatakan bahwa menjelang Ramadhan harga telur mengalami kenaikan. Di Pasar Jepara dua, harga telur sudah mencapai Rp 31.000 perkilogramnya.
“Harga telur mengalami kenaikan menjadi Rp 31.000 perkilogram dari sebelumnya Rp 27.000 perkilogram,” ungkapnya.
Dengan kenaikan harga tersebut, banyak pembeli yang beralih membeli telur pecah karena harganya lebih terjangkau. Tidak hanya telur, kata Nikmahtul, harga buncis juga mengalami kenaikan.
“Banyak yang mencari telur pecah untuk membuat kue karena harganya setengah dari harga telur biasa,” ujarnya.
“Buncis mengalami kenaikan menjadi Rp 16.000 perkilogram dari sebelumnya Rp 12.000 perkilogram,” jelasnya.
Cek Harga
Sementara itu, harga cabai, bawang putih, dan bawang merah mengalami penurunan. Saat ini, harga cabai merah mencapai Rp 55.000 perkilogram, cabai rawit Rp 28.000 perkilogram, cabai setan Rp 70.000 perkilogram, dan cabai hijau besar Rp 30.000 perkilogram. Sementara harga bawang merah tetap di Rp 35.000 perkilogram.
“Harga banyak turun karena permintaannya berkurang. Harga cabai merah sekarang Rp 55.000 perkilogram, kemarin Rp 75.000 perkilogram; cabai rawit Rp 28.000 perkilogram; cabai setan Rp 70.000 perkilogram; cabai hijau besar Rp 30.000 perkilogram, dan bawang merah Rp 35.000 perkilogram,” jelasnya.
Di sisi lain, pedagang nasi goreng, Margono, mengatakan tidak keberatan dengan harga telur yang cukup tinggi.
“Tidak masalah, tidak mengurangi porsi jualan, harga tetap sama,” ungkapnya.
Sementara itu, ibu rumah tangga, Siti Rukanah, menyampaikan keberatannya atas kenaikan harga bahan pokok seperti telur dan gula.
“Saya keberatan jika semuanya naik, ini dapat membatasi pembelian karena harga naik menjelang puasa,” ungkapnya.
Ia berharap pemerintah dapat memberikan bantuan untuk menstabilkan harga pokok.
“Seharusnya pemerintah memberikan bantuan agar harga tidak naik terlalu tinggi,” pungkasnya.***
Sumber: Tj.










