Semarak Hari Santri Nasional, Balap Motor Digelar di Alun-alun 1 Jepara Hari Ini..

Foto ilustrasi pebalap motor

Global7.id – Jepara, 

 

Puluhan pebalap lintas provinsi mengikuti gawe FOBM Jepara Open 2022 yang digelar di kawasan Alun-alun Jepara, Sabtu (22/10) siang. Event bergengsi ini digelar untuk ikut menyemarakkan Hari Santri Nasional (HSN) 2022 dan juga HUT TNI ke-77 di Kota Ukir.

 


Jumat (21/10) malam jajaran pengurus Federasi Olahraga Balap Motor (FOBM) Kabupaten Jepara menggelar doa bersama dan santunan yatim piatu di panggung kehormatan, depan kantor Bupati Jepara. Kegiatan ini didukung oleh Pemkab Jepara, KONI, Disparbud, Bank Jateng, Perumda Aneka Usaha hingga PCNU Jepara.


“Semoga peringatan HSN dan sekaligus event road race yang diikuti para pebalap dari berbagai kota ini berjalan lancar dan sukses. Pak Gubernur Jateng besok juga kita jadwalkan bisa hadir di lokasi usai kegiatan Apel Hari Santri di Bandengan,” kata Ketua FOBM Jepara, M Latifun, Jumat (21/10/2022) malam.

 



Hingga Jumat sore, kata Latifun sudah ada puluhan pebalap dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur yang mendaftar FOBM Jepara Open 2022. Mayoritas peserta merupakan pebalap profesional yang sudah sering mengikuti ajang balap motor di berbagai kota di Indonesia.

 


“Kebetulan event serupa di Jatim yang pelaksanaannya pada hari yang sama ditunda, sehingga mereka lari ke Jepara. Ini berkah untuk pebalap Jepara. Jadi mereka bisa balapan dengan lawan yang mumpuni,” jelas Latifun yang juga anggota DPRD Jepara dari Partai Demokrat ini.


 

Bacaan Lainnya


Latifun berharap event ini juga menjadi ajang unjuk gigi pebalap Jepara. FOBM akan memberikan Kartu Izin Start (KIS) kepada pebalap Jepara yang mengikuti event bergengsi ini.

 


“Itu sebagai bentuk partisipasi pembinaan kepada putra daerah. Kami ingin nanti lahir pebalap dari Jepara yang mampu berprestasi di tingkat nasional bahkan mungkin internasional,” harapnya.

 


Wakil Ketua PCNU Jepara Kiai Hisyam Zamroni mengatakan HSN 2022 dimeriahkan dengan beragam kegiatan. Mulai dari lomba membaca kitab kuning, pentas seni, lomba masak terong khas santri, marching band, khitanan massal dan lainnya. Termasuk kegiatan road race yang digelar di Alun-alun Jepara.

 


Menurutnya, santri memang harus terus bermetamorfosis menjadi santri yang memiliki kemampuan mumpuni. Tak hanya di bidang agama saja, namun juga IT dan bidang lainnya.


 

“Event HSN adalah sarana santri untuk berekspresi dan berprestasi. Santri era sekarang harus serba bisa karena itu penting untuk kemajuan Indonesia,” tandasnya.***

 

Sumber: TM.


Tag

Pos terkait