Gegara Panjat Pohon, Warga Guyangan Bangsri Meninggal Dunia

Foto saat menemukan mayat yang jaroh dari pohon di Desa Guyangan, Bangsri, Jepara

Global7.id – Jepara, 

 

Sesosok jasad ditemukan tertelungkup di pinggiran sungai Bakalan, RT 04 RW 11 Desa Guyangan, Bangsri belum lama ini. Jenazah sebelumnya diduga jatuh dari pohon saat mencari pandan duri di tepi sungai.

 


Tampak dari foto yang diterima wartawan, korban tersebut mengenakan kaos biru dan celana hitam pendek. Badannya tertelungkup langsung mengarah ke sungai. Di sekitarnya tampak tercecer banyak daun pandan.

 



Ia adalah jasad Sholekhan, 50, warga Desa Guyangan, RT 04 RW 07 Bangsri, bapak dari empat anak. Almarhum ditemukan meninggal dalam kondisi tertelungkup oleh seorang warga (28/09) sekitar pukul 16.30. Kondisi badan juga sudah sangat kaku.

 


Petinggi Desa Guyangan Ridwan mengaku pihaknya ikut menyaksikan penemuan kejadian tersebut. Lokasi kejadian juga tidak jauh dari rumahnya. Ia menduga, yang bersangkutan meninggal pagi. “Nahas sekali, mungkin pas manjat, pohonnya patah terus jatuh. Kalau dilihat dari pandan-nya, masih sedikit, berarti pagi. Karena biasanya nyari pandan awal-awal itu kan pagi hari, sekitar pukul 09.00 atau 10.00,” jelasnya.

 



Sehari-hari Sholekhan diketahui kerap mencari daun pandan untuk digunakan sebagai anyaman pengganti rotan mebel.

Bacaan Lainnya

 


Kata Ridwan, setelah dilakukan pemeriksaan tidak ada tanda kekerasan. Sehingga murni meninggal karena kecelakaan. Ia menambahkan, jenazah merupakan warga dari masyarakat menengah bawah. “Istrinya sampai pingsan berulang kali, katanya anaknya ada yang mau menikah, malah ada musibah ini,” jelasnya.***

 

Sumber: RK.


Tag

Pos terkait