Global7.id – Jepara,
Setelah ramai diberitakan di media online dan sosial terkait dugaan kong-kalikong pembagian lahan perhutani, kepala KRPH Sekuro Suparmin di hadapan tim Global7.id (30/7/2022) akhirnya angkat bicara, “Saya tidak pernah memberikan mandat atau surat tugas ke saudara Teguh untuk membagi lahan perhutani,” Ujarnya lewat sambungan telepon.
Ia menambahkan, “Yang saya perintah saat itu pak Sutani yang sering saya perintah untuk kegiatan di lapangan, itupun saya perintahkan kerja sama dengan LMDH setempat, ” Tegasnya Suparmin.
Dari kabar berita di media sosial menyebutkan kegaduhan antar warga. Hal itu dipertegas lagi oleh Suparmin yang diduga muncul informasi pembagian lahan dari seorang petani bernama Teguh.
“Tapi justru dilapangan kok malah muncul nama Teguh yang mengaku di tugasi kepala KPRH Suparmin untuk membagi lahan perhutani ke warga,” Tambahnya.
“Untuk itu saya luruskan bahwa saya tidak pernah memberikan mandat ke saudara Teguh dan mulai hari ini saudara Teguh saya coret dari daftar petani hutan, karena telah mengatasnamakan saya demi kepentingan pribadi,” Himbauannya Suparmin.
“Dan terkait saya menjual lahan tersebut ke warga yang jauh dari lokasi dengan saya tarik perorang Rp 600.000,- itu juga tidak benar. Saya belum pernah perintah kepada siapapun untuk menarik uang sebesar 600.000,- ,demikian klarifikasi saya,” Jelasnya Suparmin saat klarifikasi.
Suparmin mengakhiri klarifikasi, “Terkait tindak lanjut pembagian lahan tersebut kepada warga akan saya serahkan ke pengurus LMDH setempat untuk di bagikan warga yang benar-benar membutuhkan,” Tutupnya saat klarifikasi.***
Sumber: AA/SP










